SUARA SUMEDANG - Habiskan anggaran hampir Rp2.2 triliun, Waduk Jatigede Sumedang kekeringan.
Waduk Jatigede Sumedang diketahui sebagai satu di antara waduk buatan terbesar di Indonesia.
Melansir dari disparbud.jabarprov.go.id, Waduk Jatigede memiliki luas lebih kurang sekitar 4.983 hektar.
Ironisnya, waduk yang sudah beroperasi sejak beberapa tahun ke belakang tersebut kini dikabarkan surut.
Di lain sisi, pembuatan Waduk Jatigede Sumedang tak lain agar jadi tempat penampungan air.
Selain itu, kehadiran Waduk Jatigede juga diharapkan mampu mengendalikan banjir, pembangkit listrik hingga jadi tempat wisata favorit di Provinsi Jawa Barat.
Ironis, waduk yang dibangun dengan dana fantastis tersebut rupanya tak sesuai dengan harapan.
Dilansir dari Kementerian PUPR, total biaya pembangunan mencapai USD 239,57 juta (Rp. 2,2 triliun) dengan perincian USD 196,55 juta (Rp. 1,788 trilun) dari pinjaman Republik Rakyat China (RRC) dan USD 43,02 juta (Rp. 391,49 milar) berasal dari APBN, nilai yang begitu fantastis.
Lantas, pentingkah pembangunan Waduk Jatigede dengan memakan biaya fantastis namun di lapangan tak sesuai kenyataan?(*)
Baca Juga: Asnawi Mangkualam Beri Kode Pratama Arhan Segera Gabung ke Klub Liga Korea Selatan