SUARA SUMEDANG - Laga pekan ke-14 BRI liga 1 kembali terjadi kejadian horor, tepatnya saat Persebaya Surabaya vs Dewa United.
Pemian Dewa United, Ady Setiawan mendapat sikutan dari Arief Catur Pamungkas hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Bahkan pihak manajemen Persebaya Surabaya langsung bergegas menjengung keadaan daari Ady Setiawan ke Rumah Sakit.
Meski etikat baik ditunjukkan tim berjuluk Bajul Ijo, aksi Catur dalam laga tersebut tidak akan luput dari perhatian Komdis PSSI.
Komisi Disiplin (Komdis) PSSI memiliki fungsi untuk menangani segala urusan tentang kedisimpilanan dan memberikan sanksi pada klub maupun pemain.
Terlebih aksi dari Catur juga tersorot kamera dengan menyikut Ady hingga mengalami kolep di dalam lapangan.
Catur terancam sanksi dari Komdis PSSI setidaknya minimal denda yang harus dibayarkan ialaha Rp10 juta.
Selain itu, ia juga akan mendapat larangan bermain, paling minim dua kali laga atau bahkan lebih.
Usut punya usut aksi dari bek kanan Persebaya Surabaya tersebut bukan kali pertama mendapatkan sanksi dari Komdis PSSI.
Ia pernah mendapatkan sanksi kala Persebaya Surabaya bertandng ke Persija Jakarta, pemian 24 tahun tersebut harus membayar denda Rp10 juta dan larangan bermain satu laga.
semua itu tidak terlepas lantaran aksinya yang menghalangi pemain lawaat saat mencetak gol.
Aksi Catur turut dikomentari oleh Bonek, banyak dari mereka yang menyayangkan aksi bek kanan Persebaya tersebut.
“Baru pekan kemaren di eluh eluhkan Bonek layak di panggil timnas, sekarang malah tarkam,”komen permana_yohanndi, dikutip dari Instagram @officialpersebaya.
“Sama sama cari nafkah di lapangan hijau hendaknya hindari pelanggaran yg bikin cedera serius seperti ini, semoga menjadi pembelajaran baik buat catur dan lekas pulih genji,” timpal rezasuhely_(*)