Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 04 Februari 2026 | 14:56 WIB
Timbunan Sampah Capai 189 Ribu Ton Per Hari, Pemerintah Dorong Program Waste to Energy
Ilustrasi. Pemerintah terus memperkuat pengembangan program waste to energy (WtE) sebagai bagian dari strategi nasional mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat bauran energi. Foto Antara.
baca 10 detik
  • MCP dukung strategi nasional WtE sebagai Integrated Waste Movement Partner.
  • Penggunaan electric feeder Hiab di Sukabumi tingkatkan efisiensi operasional.
  • Solusi alat berat terintegrasi kunci stabilitas ekonomi proyek energi sampah.

Suara.com - Pemerintah terus memperkuat pengembangan program waste to energy (WtE) sebagai bagian dari strategi nasional mengatasi persoalan sampah sekaligus memperkuat bauran energi.

Langkah ini diambil seiring timbunan sampah nasional yang kini menembus lebih dari 189 ribu ton per hari.

Besarnya volume sampah tersebut mendorong pemerintah memandang WtE sebagai solusi jangka panjang. Program ini tidak hanya diarahkan untuk menekan beban lingkungan, tetapi juga mendukung ekonomi sirkular serta ketahanan energi nasional.

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, sejumlah proyek WtE dan refuse-derived fuel (RDF) mulai dikembangkan di berbagai daerah. Namun, keberhasilan proyek pengolahan sampah menjadi energi dinilai tidak hanya bergantung pada teknologi pembangkit atau tungku pembakaran.

Aspek krusial lain berada pada sistem penanganan dan pergerakan limbah yang menjadi fondasi operasional fasilitas WtE. Tanpa sistem alat berat yang tepat, proyek berisiko mengalami feeding tidak stabil, downtime tinggi, hingga lonjakan biaya operasional yang memengaruhi kelayakan ekonomi.

Dalam konteks itu, PT Multicrane Perkasa menegaskan peran alat berat sebagai faktor penentu keberhasilan proyek WtE. Perusahaan ini memosisikan diri sebagai integrated waste movement partner untuk mendukung rantai penanganan limbah secara menyeluruh.

Multicrane Perkasa mendukung penanganan limbah mulai dari pre-processing, transfer, feeding, hingga keberlanjutan operasional fasilitas WtE melalui pendekatan sistem yang terintegrasi. Pendekatan ini dinilai penting agar operasional proyek berjalan konsisten dan efisien.

Salah satu pengembangan yang saat ini berjalan adalah proyek WtE di Sukabumi bersama Cahaya Yasa Cipta, serta inisiatif RDF yang telah berjalan sejak Juli 2025. Pengalaman implementasi RDF di tingkat regional, termasuk untuk kebutuhan industri semen di Thailand, menunjukkan kesiapan sistem operasional menjadi faktor kunci keberhasilan.

Dalam konteks feeding limbah, Presiden Direktur PT Multicrane Perkasa menyebut pihaknya mendorong solusi berbasis crane Hiab 19000 sebagai electric waste feeder. Sistem ini dirancang untuk memastikan aliran limbah ke lini WtE atau RDF berlangsung stabil dan terkontrol.

baca juga

"Sebagai bagian dari komitmen kami mendukung agenda pemerintah dalam pengelolaan sampah berkelanjutan, kami melihat bahwa keberhasilan proyek Waste-to-Energy tidak cukup hanya dari sisi teknologi pembangkit, tetapi juga dari kesiapan sistem operasional di lapangan," ujarnya kepada wartawan, Rabu (4/2/2026).

Dua unit Hiab telah ditempatkan untuk mendukung operasional proyek di Sukabumi. Sistem feeding berbasis listrik ini dinilai lebih stabil dibanding metode konvensional berbasis excavator diesel, sekaligus menekan biaya operasional dan risiko gangguan teknis.

Sementara itu, untuk kebutuhan transfer dan handling limbah skala menengah hingga besar, Multicrane Perkasa juga menghadirkan material handler Liebherr LH 40 yang dirancang khusus untuk operasi waste duty. Unit ini memungkinkan penanganan limbah curah secara kontinu dan menjaga konsistensi feeding dalam jangka panjang.

“Melalui penempatan dua unit Hiab di Sukabumi serta dukungan material handler Liebherr LH 40, kami berharap dapat membantu memastikan proses penanganan limbah berjalan lebih stabil, efisien, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun

Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:41 WIB

PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027

PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:51 WIB

Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah

Diultimatum Prabowo, Purbaya Bongkar Kenapa Bali Jadi Kotor dan Penuh Sampah

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 15:04 WIB

Terkini

Heboh Disebut Super Flu, Seberapa Berbahaya Influenza Tipe A yang Merebak di Indonesia?

Heboh Disebut Super Flu, Seberapa Berbahaya Influenza Tipe A yang Merebak di Indonesia?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:23 WIB

Program Eksklusif BRI Touch Visa September 2026, Belanja Dapat Voucher Tambahan

Program Eksklusif BRI Touch Visa September 2026, Belanja Dapat Voucher Tambahan

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:23 WIB

BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar

BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar

Kalbar | Selasa, 22 September 2026 | 15:22 WIB

Cek Fakta: Benarkah E-Tilang Mulai Berlaku di Makassar? Polisi Buka Suara

Cek Fakta: Benarkah E-Tilang Mulai Berlaku di Makassar? Polisi Buka Suara

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 15:21 WIB

Investasi Syariah Makin Dilirik, BRI Wealth Management Dorong Strategi Diversifikasi

Investasi Syariah Makin Dilirik, BRI Wealth Management Dorong Strategi Diversifikasi

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 15:18 WIB

BRI dan Syailendra Capital Bahas Peluang Investasi Syariah di Sharia Wealth Forum 2026

BRI dan Syailendra Capital Bahas Peluang Investasi Syariah di Sharia Wealth Forum 2026

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 15:17 WIB

Amanda Rigby Anak Siapa? Ayahnya Ternyata Punya Latar Belakang Mentereng

Amanda Rigby Anak Siapa? Ayahnya Ternyata Punya Latar Belakang Mentereng

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:16 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Sheng Lao Bing Si Ku?

Bagaimana Cara Menghitung Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Sheng Lao Bing Si Ku?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:15 WIB

Sharia Wealth Forum 2026, BRI Ungkap Peluang Diversifikasi lewat Investasi Syariah

Sharia Wealth Forum 2026, BRI Ungkap Peluang Diversifikasi lewat Investasi Syariah

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 15:14 WIB

Gempar! Penembakan Massal di Dekat Sekolah Lukai 8 Orang di Turki

Gempar! Penembakan Massal di Dekat Sekolah Lukai 8 Orang di Turki

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:13 WIB

×