Miris Normalisasi Sungai Wonorejo di Surabaya justru merusak mangrove di sekitarnya

Surabaya

Rabu, 07 September 2022 | 12:12 WIB
Miris Normalisasi Sungai Wonorejo di Surabaya justru merusak mangrove di sekitarnya
Miris Normalisasi Sungai Wonorejo di Surabaya justru merusak mangrove di sekitarnya (pixabay.com)

Namun, mangrove di sekitarnya menjadi sasaran. Ratusan pohon tumbang hanya karena timbunan galian dasar sungai sebelumnya.

Melihat hal tersebut, Helmawan Sam, pendiri komunitas zero waste, sangat kecewa. Pasalnya, penanaman mangrove sudah dilakukan sejak 2012, bertepatan dengan HUT Kota Surabaya.

Penanaman juga dilakukan bersama Wali Kota Surabaya saat itu. Dan yang ditanam oleh masyarakat Bonek.

Yang terpenting, keberadaan mangrove di bantaran sungai adalah untuk mencegah keausan.

"Kami tidak pernah menentang normalisasi. Bahkan kami senang. Tapi jangan lakukan itu," kata Wawan yang akrab, Senin, 5 September 2022.

Sebelumnya, sebelum hutan mangrove ini ada, sungainya kecil. Anda tidak bisa hanya melewati dua perahu. Akhirnya di zoom.

"Kalau pemerintah bilang penebangan untuk melebarkan sungai, itu salah. Karena, nyatanya kondisi sekarang sudah lebih baik," katanya.

Lokasi penanaman mangrove saat ini direkomendasikan oleh Tri Rismaharini saat menjabat Wali Kota Surabaya.

Dalam proses penanaman, Risma memberikan penyuluhan tentang batasan penanaman mangrove. Ini adalah panduan yang akhirnya digunakan.

baca juga

Tanaman tidak boleh dicabut, bahkan untuk alasan gundukan. Selain mencegah tanah longsor, tanaman ini juga menjadi makanan bagi satwa liar di sana, seperti monyet.

"Jarak menggali harus ditingkatkan. Jangan begitu," sarannya.

Jadi dia akhirnya pergi ke Amji, wakil walikota Surabaya. Mendengar laporan itu, Amji langsung bergegas ke lokasi. Dia menyusuri sungai dengan perahu kecil. Sampai akhirnya, Amji kaget.

Hal ini dikarenakan tidak adanya mangrove di kawasan tersebut. Dia berulang kali menanyakan hal ini kepada penanggung jawab proyek pengerukan dasar sungai.

"Saya sangat menyesali situasi ini," tambahnya.

Menurutnya, hal ini terjadi karena kurangnya koordinasi. Armuji juga mengatakan pekerjaan pengerukan itu sangat ngawur.

"Kita harus cari tempat, seperti jaraknya 100 meter, itu tidak berakhir seperti ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

The Best 5 Oto: Aprilia Tuareg 660 untuk Petualang, Ngobrol Bersama Miss Auto Show GIIAS 2022, Baterai Hidrogen BMW

The Best 5 Oto: Aprilia Tuareg 660 untuk Petualang, Ngobrol Bersama Miss Auto Show GIIAS 2022, Baterai Hidrogen BMW

Otomotif | Rabu, 07 September 2022 | 09:37 WIB

Dewa United Pinjamkan Jamarr Johnson ke Klub Thailand Mekong United

Dewa United Pinjamkan Jamarr Johnson ke Klub Thailand Mekong United

Sport | Rabu, 07 September 2022 | 05:45 WIB

Miss Auto Show GIIAS 2022 Elisabeth Chintya: Ibarat Kendaraan, Saya Tipe Mobil Sport

Miss Auto Show GIIAS 2022 Elisabeth Chintya: Ibarat Kendaraan, Saya Tipe Mobil Sport

Otomotif | Selasa, 06 September 2022 | 21:43 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×