Rata – rata setiap armadanya memiliki jumlah penumpang hingga mencapai 120 ribu orang per bulan. Angka ini tidaklah sedikit dan naik sangat signifikan dibandingkan dengan tahun – tahun sebelumnya.
Dengan semakin bertambahnya jumlah penumpang Suroboyo Bus, dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot Surabaya masih belum ada rencana untuk menambah jumlah armada.
Akan tetapi pihaknya membuka halte-halte baru untuk memudahkan akses para penumpang. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang angkutan Dishub Pemkot Surabaya Senoto.
Selain dnegan membuka halte-halte baru, rencananya Dishub juga akan meningkatkan layanan transportasi publik melalui penyediaan angkutan pengumpan untuk Suroboyo Bus atau feeder.
Pengadaan feeder ini seharusnya sudah bisa terealisasi pada bulan Juni lalu tapi terpaksa harus mundur. Mundurnya pengadaan feeder ini dikarenakan harus memenuhi survei tingkat komponen dalam negeri.
Rencananya aka nada 36 unit feeder yang akan ditepatkan di setiap kawasan masing-masing 9 unit.
Feeder ini akan menjangkau dari perkampungan dan akan dibawa ke jalan besar dimana bisa dijangkau dengan Suroboyo Bus. Dengan cara ini warga akan semakin mudah dalam menjangkau Suroboyo Bus.
Perlu diketahui bahwa Suroboyo Bus ini merupakan salah satu transportasi umum yang tersedia di Kota Surabaya. Bus ini merupakan alternatif transportasi yang mudah dan mudah dijangkau.
Harga tiketnya hanya berkisar 2 ribu hingga 5 ribu rupiah untuk sekali perjalanan.
Baca Juga: Aksi Demo Diwarnai Robohkan Gerbang dan Bakar Ban di DPRD DIY, Polisi Sebut Situasi Masih Kondusif
Selain itu tiket juga bisa diganti dengan botol air mineral sejumlah 5 botol untuk botol ukuran 600ml dan 3 botol untuk ukuran 1,5L.
Bus berwarna merah ini sangat mudah ditemui di jalanan Kota Surabaya dan menjangkau beberapa tempat penting yang ada di Surabaya, seperti ITS, UNAIR, Terminal Purabaya, Terminal joyoboyo, dan masih banyak daerah penting lainnya.
Suroboyo bus ini bisa menjadi moda transportasi yang murah, praktis, dan nyaman.