Bantu BPOM Awasi Obat Sirup, Kemenkominfo Gelar Patroli Siber

Surabaya | Suara.com

Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:30 WIB
Bantu BPOM Awasi Obat Sirup, Kemenkominfo Gelar Patroli Siber
Bantu BPOM Awasi Obat Sirup, Kemenkominfo Gelar Patroli Siber (suara.com)

Upaya ini merupakan imbas dari maraknya kasus gagal ginjal akut misterius anak di Indonesia.

Tak hanya BPOM, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) turut melakukan pengawasan terhadap peredaran obat sirop.

Kemenkominfo melakukan Patroli Siber untuk membantu dan mengawal obat-obatan yang beredar di masyarakat.

"Pasti akan kami kawal dan bantu sepenuhnya BPOM, agar masyarakat terlindungi dari obat-obatan yang unsur toksiknya tinggi," ujar Menteri Komunikasi dan informasi, Johnny G. Plate ketika ditemui di Jakarta pada hari Rabu 26 Oktober 2022.

Menurut Johnny, patroli siber dengan lembaga lain merupakan hal yang telah menjadi rutinitas.

Patroli kali ini, Kementerian Kominfo turut membantu BPOM untuk mengawasi peredaran obat sirop sebagai upaya antisipasi gangguan ginjal akut pada anak.

Penny Kusumastuti Lukito selaku Kepala BPOM menyatakan bahwa masih terdapat beberapa obat-obatan yang tidak memenuhi syarat layak dijual di platform online.

Hal ini beliau sampaikan ketika jumpa persi di Istana Kepresidenan, hari Senin (24/10/2022) lalu.

"Ada 1.400 tautan yang harus kami lakukan tindak lanjut sebagai bagian dari patroli siber BPOM," ungkap Penny.

Hingga saat ini, BPOM telah mengumumkan ada lima merek obat yang tidak memenuhi syarat sebab mengandung senyawa etilen glikol (EG) dan diletilen glikol (DEG) yang melebihi ambang batas aman.

Setidaknya, Kementerian Kesehatan telah menemukan 102 jenis obat sirop yang sempat dikonsumsi oleh penderita gangguan ginjal akut.

Ratusan obat tersebut sedang diteliti BPOM untuk melihat tingkat kandungan EG dan DEG di dalamnya.

Per 24 Oktober 2022 Kemenkes menapati 255 kasus gangguan ginjal akut pada anak yang berasal dari 26 provinsi.

Dari semua itu, terdapat143 pasien meninggal dunia atau setara dengan 56%  dari total kasus yang ada.

Hasil penyedikan mengungkapkan bahwa kasus yang terjadi disebabkan oleh obat sirop dengan senyawa EG dan DEG berlebih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obat Sirup Stop Dijual, Menkes Klaim Kasus Gagal Ginjal Akut Misterius Anak Akan Turun

Obat Sirup Stop Dijual, Menkes Klaim Kasus Gagal Ginjal Akut Misterius Anak Akan Turun

| Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:23 WIB

Siti Fadilah Sebut EG dan DEG Belum Tentu Penyebab Gagal Ginjal, Bisa Jadi Karena Covid atau Vaksin

Siti Fadilah Sebut EG dan DEG Belum Tentu Penyebab Gagal Ginjal, Bisa Jadi Karena Covid atau Vaksin

| Kamis, 27 Oktober 2022 | 09:29 WIB

Pilih Alternatif Lain Selama Obat Sirup Disetop Sementara, Ini Saran dari Apoteker

Pilih Alternatif Lain Selama Obat Sirup Disetop Sementara, Ini Saran dari Apoteker

Surakarta | Kamis, 27 Oktober 2022 | 07:35 WIB

Terkini

Diduga Salah Sasaran, Pelajar Tewas Kena Lemparan Batu di Seyegan Sleman

Diduga Salah Sasaran, Pelajar Tewas Kena Lemparan Batu di Seyegan Sleman

Jogja | Rabu, 08 April 2026 | 16:20 WIB

UMR: Batas Antara Standar Minimum dan Maksimum untuk Bertahan yang Kabur

UMR: Batas Antara Standar Minimum dan Maksimum untuk Bertahan yang Kabur

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 16:20 WIB

Prabowo Dorong Joint Venture Garuda dan Saudia Airlines untuk Efisiensi Penerbangan Haji

Prabowo Dorong Joint Venture Garuda dan Saudia Airlines untuk Efisiensi Penerbangan Haji

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:17 WIB

Dipimpin Ikke Nurjanah, ARDI Tolak Bayaran Royalti Rp25 Juta dari LMKN

Dipimpin Ikke Nurjanah, ARDI Tolak Bayaran Royalti Rp25 Juta dari LMKN

Entertainment | Rabu, 08 April 2026 | 16:15 WIB

Rupiah 'Pura-pura' Kuat di Level Rp17.000, Cadangan Devisa yang Keropos Jadi Ancaman Nyata

Rupiah 'Pura-pura' Kuat di Level Rp17.000, Cadangan Devisa yang Keropos Jadi Ancaman Nyata

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 16:14 WIB

Dasco Dinilai Sukses Terapkan 'Manajemen Persaudaraan' Lawan Politik 'Devide et Impera'

Dasco Dinilai Sukses Terapkan 'Manajemen Persaudaraan' Lawan Politik 'Devide et Impera'

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:14 WIB

Film 'Senin Harga Naik': Saat Karier Sukses Harus Dibayar dengan Luka Lama Keluarga

Film 'Senin Harga Naik': Saat Karier Sukses Harus Dibayar dengan Luka Lama Keluarga

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 16:13 WIB

BNN Usul Vape Dilarang, Legislator DPR: Harus Dikaji Matang, Banyak UMKM Terlibat

BNN Usul Vape Dilarang, Legislator DPR: Harus Dikaji Matang, Banyak UMKM Terlibat

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:11 WIB

Prabowo Evaluasi Kabinet Setiap Hari, Mensesneg: Belum Ada Rencana Reshuffle

Prabowo Evaluasi Kabinet Setiap Hari, Mensesneg: Belum Ada Rencana Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:10 WIB

Berhenti Merasa Jadi Orang Paling Lelah, Dunia Bukan Milikmu Sendiri!

Berhenti Merasa Jadi Orang Paling Lelah, Dunia Bukan Milikmu Sendiri!

Your Say | Rabu, 08 April 2026 | 16:10 WIB