Striker Bali United, Ilija Spasojevic akhirnya kembali dipanggil PSSI untuk ikut dalam training center (TC) atau pemusatan latihan yang berlangsung di Bali.
Spaso dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan dalam rangka persiapan menghadapi Piala AFF 2022 pada Desember 2022.
Pemanggilan pemain berdarah Montenegro itu diterima manajemen Bali United pada Selasa (29/11/2022) kemarin setelah menerima surat dari PSSI.
Dalam surat tersebut, PSSI menginginkan Spaso untuk mengikuti program pemusatan latihan sekaligus membuka opsi bagi dirinya untuk menjadi ujung tombak Timnas Garuda di Piala AFF 2022 nanti.
Kualitasnya memang sudah tidak diragukan lagi, Spaso pernah menjadi top skor Liga 1 Indonesia pada musim lalu dengan torehan 23 golnya. Kemudian dia juga membawa Bali United untuk meraih juara Liga 1 Indonesia muism 2019 dan 2021/2022.
pasojevic sendiri terakhir kali membela Timnas Indonesia pada 25 Maret 2019 menghadapi Myanmar dalam laga uji coba internasional.
Pada saat itu, striker berpostur 187 cm tersebut mencetak satu gol untuk menggenapkan kemenangan skuad Garuda 2-0 atas Myanmar.
Sebelum Shin Tae-yong memanggil Spasojevic, beberapa nama striker pun pernah menghiasi skuad Garuda antara lain Dimas Drajad, Dendy Sulistyawan, Ramadan Sananta, dan Muhammad Rafli.
Selama beberapa waktu belakangan, Shin Tae-yong memutar otak mencari sosok striker tajam yang tepat untuk Timnas Indonesia. Menurutnya, masalah di Liga sepak bola Indonesia ialah minimnya striker dengan kualitas yang bagus yang berasal dari orang lokal.
Baca Juga: Baleg DPR Masih Tunggu Pemerintah Serahkan Rancangan Revisi UU IKN
“Masalah di Liga 1 saat ini memang ada banyak sekali striker dan stopper asing. Jadi, pemain lokal tidak bisa mendapatkan tempat. Karena hal ini, maka sangat sulit untuk membuat pemain yang berkualitas, khususnya di posisi striker. Ini sangat disayangkan,” keluh Shin Tae-yong.
Pemain berjuluk Spasogol tersebut dipanggil oleh pelatih kepala skuad Garuda, Shin Tae-yong untuk berlatih intensif bersama kompatriotnya mulai 30 November hingga 21 Desember mendatang di Bali dan Jakarta.
Pemanggilan top skorer BRI Liga 1 2021/2022 dengan 23 gol tersebut tentu diharapkan mampu menjadi jawaban atas problem di sektor ujung tombak Timnas Indonesia.