Wapres Ma'ruf Amin ajak pondok pesantren Kontribusi gerakkan ekonomi umat

Surabaya

Sabtu, 03 Desember 2022 | 20:51 WIB
Wapres Ma'ruf Amin ajak pondok pesantren Kontribusi gerakkan ekonomi umat
Wapres Ma'ruf Amin ajak pondok pesantren Kontribusi gerakkan ekonomi umat (antaranews.com)

Wakil Presiden Kiai Haji Ma'ruf Amin mengajak berbagai pondok pesantren untuk berkontribusi dalam upaya bersama menggerakkan ekonomi umat.

"Satu fungsi yang dilaksanakan, pesantren menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dalam rangka kemandirian umat, supaya tidak menjadi beban tapi memberikan kontribusi supaya umat menjalankan perintah Allah, 'Dia yang menjadikan kamu dari Bumi untuk memakmurkan Bumi'. Untuk bisa makmur, harus ada 'asbabul imarah', kegiatan ekonomi," katanya di Lapangan Merdeka Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu.

Ia menyampaikan hal tersebut saat meresmikan Pembukaan Muktamar XV Pondok Pesantren As'adiyah tahun 2022 dengan tema "Transformasi Nilai-Nilai Wasathiyah As'adiyah Menuju Indonesia Tangguh dan Bermartabat".

"Benar kata Pak Gubernur, harus ada 'sharing' teknologi. Saya minta Pak Gubernur di Sulawesi Selatan, seluruh pesantren ini digerakkan supaya menjadi (pusat, red.) pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kita sudah mendorong minimal yaitu dengan istilah OPOP, 'one pesantren, one product'," ungkapnya.

Wapres juga menjelaskan bahwa pemberdayaan masyarakat termasuk ke dalam tujuan syariat Islam sebab hal tersebut merupakan bagian dari menjaga negara.

"Kenapa tanah air harus dijaga? Karena tanah air itu menjaga semuanya, menjaga agama, menjaga jiwa, menjaga harta, orang yang meninggal, membela harganya sahid, bagaimana yang membela negaranya dapat menjaga seluruh harta kekayaan Indonesia ini semua untuk rakyat, ini adalah bagian dari 'hifdzul wathan' (perlindungan terhadap tanah air)," katanya.

Pondok pesantren, menurut Wapres, juga memiliki peran sentral untuk melakukan pembinaan terhadap generasi muda Muslim Indonesia agar mengenal agama secara utuh.

Ia mengajak pondok pesantren dapat mengajarkan ajaran Islam wasathiyah (jalan tengah) secara sejuk dan ilmiah melalui sistem pendidikan dan dakwah.

"Itulah pentingnya pesantren dalam rangka (melahirkan, red.) al mutafaqqihinna fiddin (ahli-ahli ilmu agama Islam) dan insyaallah yang dilahirkan oleh As'adiyah yaitu yang berpikir wasathy, moderat. Artinya moderat, tidak berpikir tekstual, dan juga tidak berpikir liberal," katanya.

baca juga

Wapres menyampaikan bahwa pola pikir wasathy yang kontekstual adalah cara berpikir yang memiliki metode pemecahan masalah sesuai dengan zamannya.

"Tidak statis, tidak kaku, tidak rigid, tapi juga tidak liberal. Artinya liberal dia memberikan pendapat-pendapat tanpa metode, tanpa batas dan tidak ada patokannya," ujarnya.

Dengan begitu para lulusan pondok pesantren dapat merespons dan memberikan jawaban-jawaban bukan hanya sebagai solusi keagamaan tapi juga kenegaraan.

"Menyelesaikan masalah wathaniyah itu penting karena masalah kenegaraan ini diselesaikan melalui solusi keagamaan," ungkap Wapres.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Andi S. Sulaiman melaporkan program-program pemberdayaan masyarakat seperti peningkatan UMKM hingga penambahan pemberian sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

Ia berharap, mendapat dukungan pemerintah pusat supaya pemberdayaan masyarakat di Sulawesi Selatan dapat lebih ditingkatkan.

"Kami tentu memohon arahan kepada Bapak Wakil Presiden dan juga tentu petunjuk sekiranya ada hal-hal yang harus ditindaklanjuti," kata dia.

Hadir dalam acara ini, di antaranya Bupati Wajo Amran Machmud, Imam Besar Masjid Istiqlal Nazaruddin Umar, Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As’Adiyah Muhammad Sagena, dan para peserta Muktamar XV Pondok Pesantren As’adiyah Tahun 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gubernur Andi Sudirman Dampingi Wapres KH Maruf Amin ke Wajo Naik Helikopter

Gubernur Andi Sudirman Dampingi Wapres KH Maruf Amin ke Wajo Naik Helikopter

Sulsel | Sabtu, 03 Desember 2022 | 17:50 WIB

Puan Maharani Dorong KADIN Perkuat UMKM Agar Usaha Lokal Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

Puan Maharani Dorong KADIN Perkuat UMKM Agar Usaha Lokal Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

DPR | Sabtu, 03 Desember 2022 | 09:59 WIB

Bilang 'Hati-hati' Belasan Kali, Menerka Peringatan Jokowi soal Resesi Ekonomi

Bilang 'Hati-hati' Belasan Kali, Menerka Peringatan Jokowi soal Resesi Ekonomi

Video | Jum'at, 02 Desember 2022 | 14:30 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×