Persebaya akan menjalani laga perdana mereka di putaran kedua Liga 1 musim 2022/23 melawan Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Sabtu, 14 Januari 2023. Namun sayangnya, Bonek Mania tidak bisa menyaksikan pertandingan tersebut.
Bonek dilarang untuk menyaksikan langsung tim kesayangannya berlaga karena masih terkena sanksi atas insiden yang terjadi di Stadion Delat Sidoarjo beberapa waktu lalu. Sehingga Persebaya dikenakan skorsing untuk menggelar laga tanpa penonton.
Meski begitu, Pelatih Persebaya Aji Santoso mengatakan bahwa timnya tetap bertekad untuk meraih hasil yang positif meski laga digelar tanpa adanya dukungan dan sorak sorai penonton yang biasanya selalu terdengar ketika Persebaya menggelar laga di Gelora Bung Tomo.
Menurut mantan pelatih Timnas Indonesia itu, tidak adanya suporter bukan alasan untuk timnya bermain loyo. ”Memang agak berbeda jika bermain tanpa penonton. Karena yang lain sudah boleh. Tapi saya rasa tidak berpengaruh banyak terhadap persiapan,” kata Aji selepas sesi latihan di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (9/1/2023).
Aji percaya Bonek dan seluruh pecinta Persebaya dapat mematuhi hukuman itu. Kepatuhan suporter untuk tidak datangke lokasi pertandingan juga akan membantu fokus tim untuk meraih hasil terbaik.
”Saya kira suporter sudah dewasa. Tidak akan mendekati area stadion karena status pertandingan sudah jelas. Yang terpenting sekarang doa dari Bonek untuk putaran kedua. Kami akan berikan yang terbaik untuk suporter yang mendukung dari layar kaca," sambungnya.
Seperti yang diketahui, Persebaya dilarang menggelar pertandingan dengan penonton di kandang setelah menghadapi Rans Nusantara FC pada 15 September lalu. Pada pertandingan yang digelar di stadion Gelora Delta Sidoarjo itu, terjadi pitch invasion setelah wasit meniup peluit panjang. Dikarenakan kekecewaan suporter atas kekalahan yang diterima Persebaya.
Dari kejadian tersebut komisi disiplin PSSI menjatuhkan hukuman lima pertandingan home tanpa penonton. Namun, setelah diajukan banding oleh manajemen, akhirnya Persebaya mendapatkan keringanan menjadi hanya dua pertandingan yang diselenggarakan tanpa penonton.
Saat ini Persebaya sedang melakukan finalisasi proses perizinan stadion mana yang akan digunakan kandang sepanjang putaran kedua. Stadion Gelora Bung Tomo untuk sementara waktu tidak bisa dipakai karena KemenPUPR melakukan renovasi untuk persiapan Piala Dniua U-20 Mei nanti. Stadion Gelora Joko Samudro menjadi salah satu opsi.
Baca Juga: Jokowi Mengakui Pelanggaran HAM Berat Memang Terjadi di Indonesia