Filosofi Nasi Tumpeng Untuk Perayaan Kemerdekaan 17 Agustus

Suara Tangsel

Senin, 08 Agustus 2022 | 09:13 WIB
Filosofi Nasi Tumpeng Untuk Perayaan Kemerdekaan 17 Agustus
Ilustrasi Nasi Tumpeng. (Pixabay/MielPhotos2008) (Suara)

Dahulu tumpeng disajikan secara sederhana oleh masyarakat Jawa. Sebagai peringatan dalam setiap tahapan kehidupan. Kini tumpeng sudah menjadi kekinian. Lauk-pauknya beragam, demikian pula dengan hiasan beraneka ragam sayuran.

Tumpeng dijadikan sebagai simbol perayaan hari kemerdekaan Indonesia setiap 17 Agustus. Di balik penyajiannya, tumpeng memiliki makna yang mendalam. Mulai dari nama, bentuk, alat masak, lauk dan cara memotongnya. Berikut 5 filosofi tumpeng yang biasa disajikan dalam perayaan HUT Kemerdekaan RI :

·         Filosofi Nama Tumpeng

Tumpeng sudah ada sejak masyarakat menganut kepercayaan Kapitayan. Di dalam kepercayaan Kapitayan, mereka juga mempercayai adanya Tuhan. Karenanya mereka membuat tumpeng yang bertujuan sebagai pemusatan kepada kekuatan Tuhan. Kata tumpeng juga memiliki arti. Diambil dari kata 'Tu' yang memiliki arti baik (Tuhan) dan buruk (Hantu).

Secara umum tumpeng berasal dari bahasa Jawa kuno. Artinya adalah manusia yang bersemangat dalam menjalani hidupnya.

·         Filosofi Bentuk Tumpeng

Tumpeng dikenal dengan nasi yang dibentuk kerucut dan menggunung. Tumpeng yang terbuat dari nasi dianggap sebagai simbol penghormatan pada Dewi Sri atau dewi padi.

Untuk bentuknya yang kerucut dan menggunung itu memang diibaratkan sebagai gunung.

Menurut masyarakat Jawa, gunung merupakan tempat bersemayamnya para dewa dan arwah leluhur. Bentuknya yang seperti gunung tersebut diibaratkan sebagai hubungan antara manusia dengan Tuhan dan alam.

baca juga

·         Filosofi Alat Memasak Tumpeng

Salah satu alat yang digunakan untuk memasak tumpeng adalah mandala yang terdapat tungkunya. Tungku itu terdiri dari tiga susun, yaitu batu bata, air dan api. Kemudian menghasilkan asap yang diartikan sebagai simbol udara.

Bukan hanya alatnya saja yang memiliki makna, tetapi proses memasaknya juga. Karena dianggap sakral, perempuan yang sedang haid dilarang untuk memasak tumpeng.

Wanita yang boleh memasak tumpeng adalah yang sudah memasuki masa menopause. Dan yang terpenting wanita itu harus dalam keadaan bersih dan suci.

·         Filosofi Lauk-pauk Tumpeng

Sekiranya ada 7 jenis lauk yang yang disajikan, dan masing-masing lauk tersebut memiliki makna masing-masing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nikita Mirzani Gelar Tumpengan: Syukuran Kegagalan Musuh-Musuh Penjarakan Aku

Nikita Mirzani Gelar Tumpengan: Syukuran Kegagalan Musuh-Musuh Penjarakan Aku

Semarang | Kamis, 28 Juli 2022 | 08:34 WIB

Nikita Mirzani Tumpengan Usai Bebas: Rayakan Kegagalan Para Musuh

Nikita Mirzani Tumpengan Usai Bebas: Rayakan Kegagalan Para Musuh

Selebtek | Rabu, 27 Juli 2022 | 20:42 WIB

Pertama Kali Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Adik, Pria Ini Buat Nasi Tumpeng Spesial Bersama Ibu

Pertama Kali Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Adik, Pria Ini Buat Nasi Tumpeng Spesial Bersama Ibu

Lifestyle | Selasa, 05 Juli 2022 | 15:30 WIB

Terkini

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam

The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:25 WIB

80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Klaim, Ada yang Dijual Rp42 Ribu/Kg

80 Persen Beras Fortifikasi Tak Sesuai Klaim, Ada yang Dijual Rp42 Ribu/Kg

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Belanja Mewah di SEIBU Dapat Voucher Gratis? Cek Promo BRI Ini!

Belanja Mewah di SEIBU Dapat Voucher Gratis? Cek Promo BRI Ini!

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:22 WIB

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta

Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta

Jakarta | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×