tangsel

Penderita Autoimun Harus Melakukan 'Skin Treatment', Bukan Menggunakan 'Skincare'

Suara Tangsel Suara.Com
Minggu, 02 Oktober 2022 | 21:39 WIB
Penderita Autoimun Harus Melakukan 'Skin Treatment', Bukan Menggunakan 'Skincare'
Ilustrasi Penyakit Kulit karena Autoimun (Suara)

Salah satu jenis penyakit autoimun adalah yang menjangkiti kulit. Keluhan yang biasa dirasakan yakni kulit yang sangat kering hingga bersisik dan gatal. Tak jarang kondisi ini menjangkiti kulit wajah, sehingga banyak yang berusaha mempercantik diri dengan menggunakan 'skincare' atau rangkaian perawatan kulit.

Namun, perlu diketahui bahwa rangkaian perawatan kulit, bukanlah sesuatu yang tepat untuk pengidap autoimun kulit. Menurut CEO Klinik Pramudia, dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV, perawatan kulit adalah usaha yang dilakukan untuk merawat kulit yang sudah sehat, dan produknya lebih bersifat kosmetik.

Sedangkan bagi penderita autoimun kulit, hal yang jauh lebih penting adalah 'Skin Treatment' atau pengobatan kulit. Jika kulit sudah diobati, maka baru bisa melakukan perawatan. "Jadi ini sangat berbeda, 'treatment' adalah pengobatan, bisa dalam bentuk oles, minum atau sinar. Setelah terkontrol atau baik, barulah masuk ke fase 'skincare'," jelas dr. Anthony.

"Jadi kalau punya penyakit kulit, solusinya bukan 'skincare'. 'Skincare' hanya perawatan pada kulit yang tidak bermasalah, jadi orang yang menderita autoimun harus diberikan 'Skin Treatment' bukan 'Skincare'," tambahnya.

Selaras dengan yang dikatakan dr.Anthony, Spesialis Kulit dan Kelamin Klinik Pramudia, dr.Amelia Soebyanto, Sp.DV dalam webinar "Mengenal Autoimun Kulit" menyampaikan, hal pertama yang harus diperhatikan oleh pasien autoimun kulit adalah mengontrol penyakitnya terlebih dahulu, sebelum menggunakan produk perawatan kulit atau 'skincare'.

Hal ini dikarenakan, untuk beberapa kondisi kulit penderita autoimun, jika menggunakan produk perawatan kulit malah akan timbul iritasi.

"Dalam produk skincare terdapat banyak zat yang kalau digunakan pada pasien kondisi psoriasis, itu akan bisa mencetuskan iritasi. Jadi sebisa mungkin meminimalisir penggunaan produk-produk pada kulit," terang dr. Amelia.

Jika ingin menggunakan produk perawatan kulit bagi penderita autoimun, dr. Amelia mengatakan produk perawatan kulit yang direkomendasikan adalah pelembab. Produk ini dapat membantu mengurangi keluhan gatal dan membuat kulit menjadi lebih lembab.

Namun pelembab yang dipilih pun harus dilihat kandungannya, untuk meminimalisir iritasi. "Cari pelembab untuk kulit sensitif karena mengandung bahan-bahan yang tingkat iritasinya lebih rendah, dan bersifat hipoalergenik. Jadi tidak mencetus masalah kulit," ujar dr. Amelia.

Baca Juga: Ingin Bepergian dengan Kereta Api? Simak Jenis Kelas yang Tersedia Agar Tidak Salah Pilih!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI