TANTRUM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Kepala Direktur AMTD Group Calvin Choi, AMTD Grouo merupakan salah satu institusi keuangan yang berpusat di Hong Kong.
Dalam pertemuan tersebut, Airlangga mengajak AMTD Group untuk berkolaborasi dengan pemerintah Indonesia dalam mendukung pemulihan ekonomi melalui investasi pada fintech.
"Indonesia sudah mempunyai 2 decacorn dan tiga Apple Academy di Jakarta, Surabaya, dan Batam, dan diharapkan pada lima tahun ke depan akan tercipta 6 juta digital talents," terang Airlangga dalam keteranganya, Selasa, 24 Mei 2021.
Ia memaparkan, pada 2021, Indonesia memiliki nilai ekonomi digital tertinggi di ASEAN yakni sebesar USD 70 miliar dan menguasai 40 persen pangsa pasar. Nilai tersebut diperkirakan akan terus tumbuh hingga mencapai USD 146 miliar pada tahun 2025.
Khusus di sektor Financial Technology (fintech), aset fintech pada November 2021 telah mencapai Rp 4,1 triliun dengan total 104 pihak yang terdaftar.
Ia menegaskan, kondisi ini tidak terlepas dari tanggung jawab pemerintah untuk mencapai target inklusi keuangan nasional, yakni sebesar 90 persen orang dewasa Indonesia memiliki akses ke layanan keuangan formal pada tahun 2024.
Airlangga menerangkan, sektor keuangan merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam proses perbaikan ekonomi Indonesia di masa pandemi.
"Melalui kebijakan pemulihan ekonomi nasional, pemerintah telah memberikan dukungan kepada para pelaku usaha yang terdampak pandemi COVID-19 dengan penjaminan kredit dan pemberian insentif," katanya.