"Para peserta yang telah berjuang menentukan kemampuannya di depan kita semua. Melihat potensi anak-anak ini, kami akan bentuk sekolah sepak bola wanita di Babakan Ciparay," ungkap Suparjo.
Rutin Setiap Tahun
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mendukung penuh agenda turnamen ini agar bisa dilaksanakan rutin setiap tahun.
Ia juga berharap, pada turnamen tahun depan bisa berkolaborasi dengan UMKM yang ada di Kota Bandung untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Produk-produk lokal nanti bisa dijual melalui stan-stan yang ada di turnamen, sehingga masyarakat umum juga bisa merasakan manfaat dari pagelaran ini," kata Sigit.
Dalam turnamen ini, beberapa pemain juga meraih kategori terbaik dalam beragam aspek. Best Goal Keeper diraih Syifaul dari tim Babakan Ciparay. Lalu, Best Player Middle Grade diperoleh Aura Syifa dari tim Arcamanik.
Kemudian, Best Player Top Grade diberikan kepada Yuliati dari tim Babakan Ciparay. Terakhir, pada kategori Top Score diraih oleh Marsha Aulia dari tim Bojongloa Kidul.