Gegara Tidur Seranjang, Anjing Terinfeksi Cacar Monyet alias Clade Virus

Tantrum | Suara.com

Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:02 WIB
Gegara Tidur Seranjang, Anjing Terinfeksi Cacar Monyet alias Clade Virus
Ilustrasi virus monkeypox alias clade virus. (Samuel F. Johanns from Pixabay)

TANTRUM - Seekor anjing peliharaan jenis greyhound Italia yang dimiliki pasangan gay positif cacar monyet yang memiliki nama baru clade virus.

Ini merupakan kasus pertama manusia menularkan virus monkeypox ke hewan peliharaan. Pasangan gay tersebut diyakini sudah terinfeksi cacar monyet sebelumnya. 

Menurut laporan Lancet Medical Journal, dicuplik dari Sindo News, Selasa, 16 Agustus 2022, anjing tersebut tidur satu ranjang dengan pasangan gay itu dan sempat menjilat kulit pemiliknya. 

Sampai akhirnya ditemukan ada pustula di perut anjing tersebut, kemudian pemiliknya langsung melakukan tes PCR cacar monyet dan hasilnya positif. 

Anjing tersebut tertular cacar monyet dari pasangan gay itu. Pasangan gay asal Perancis tersebut diidentifikasi berusia 44 dan 27 tahun. 

Mereka menderita bisul dan ruam yang banyak ditemukan di tubuhnya sejak dikonfirmasi cacar monyet pada Juni 2022.

"12 hari setelah dinyatakan positif cacar monyet, anjing peliharaan mereka pun menunjukan gejala terinfeksi virus cacar monyet," terang laporan tersebut.

Di sisi lain, pasangan gay itu menjamin bahwa anjing mereka terisolir dari hewan maupun manusia lain. 

Hal ini sejalan dengan upaya isolasi mandiri yang dilakukan kedua pria tersebut karena sama-sama terinfeksi monkeypox juga. 

Karena adanya temuan ini, pejabat kesehatan meminta agar siapapun yang terinfeksi cacar monyet agar menjauhkan diri dari hewan peliharaannya. Ini penting dilakukan untuk menghentikan penularan virus. 

"Di negara endemik, hanya hewan liar seperti tikus dan primata yang membawa virus monkeypox. Tapi, dari laporan ini jelas bahwa kini virus bisa dibawa oleh hewan peliharaan yang begitu dekat dengan manusia," tambah laporan itu.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengganti nama penyakit cacar monyet atau monkeypox menjadi clades virus. 

WHO kemudian menambahkan angka Romawi untuk membedakan varian virus. Penggantian nama ini karena diskriminasi yang banyak dialami monyet di beberapa negara.

Virus cacar monyet pada awalnya dinamai seperti itu karena ditemukan pertama kali pada 1958 pada monyet yang sedang diteliti di salah satu laboratorium di Denmark. 

Dilansir dari situs resmi WHO, Senin (15/8/2022) sejak saat ini, nama cacar monyet digunakan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Simak Perbedaan Ciri Ruam Cacar Monyet dengan Ruam Lainnya di Sini!

Simak Perbedaan Ciri Ruam Cacar Monyet dengan Ruam Lainnya di Sini!

Health | Selasa, 16 Agustus 2022 | 14:22 WIB

Bedanya Gejala Penyakit yang Mirip Monkeypox alias Clade Virus

Bedanya Gejala Penyakit yang Mirip Monkeypox alias Clade Virus

| Selasa, 16 Agustus 2022 | 10:48 WIB

Ternyata Penyebaran Penyakit Herpes Gegara Ciuman

Ternyata Penyebaran Penyakit Herpes Gegara Ciuman

| Minggu, 14 Agustus 2022 | 15:45 WIB

Terkini

Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya

Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:11 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik

Mobil Hangus Terbakar di Perumahan Kota Bunga Cipanas, Api Diduga dari Gardu Listrik

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:06 WIB

Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini

Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:00 WIB

Bukan Cuma Zoro! 8 Karakter Anime yang Pernah Dihidupkan Mackenyu Arata

Bukan Cuma Zoro! 8 Karakter Anime yang Pernah Dihidupkan Mackenyu Arata

Entertainment | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:00 WIB

Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap

Duduk Perkara Oknum Wartawan Peras Kepala Lapas Pekanbaru, Akhirnya Ditangkap

Riau | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:57 WIB

Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?

Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?

Kalbar | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:57 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran

Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:49 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB