TANTRUM - Kadar gula darah tinggi atau hiperglikemia umum dialami penderita diabetes. Maka itu, sebagai penderita diabetes, Diabestfriends harus tahu cara cepat menurunkan gula darah.
Cara tercepat menurunkan gula darah adalah dengan suntik insulin. Namun, tidak semua penderita diabetes menjalani terapi insulin.
Kalau Diabestfriends tidak suntik insulin, cara tercepat untuk menurunkan gula darah adalah dengan berolahraga. Berikut 4 cara cepat menurunkan gula darah dicuplik dari Gue Sehat, Rabu, 17 Agustus 2022.
1. Suntik Insulin
Suntik insulin kerja cepat merupakan cara paling cepat menurunkan gula darah. Cara ini juga menjadi metode yang paling direkomendasikan untuk mengatasi hiperglikemia.
Pada penderita diabetes tipe 1, melakukan suntik insulin kerja cepat atau menerima suntikan dengan dosis koreksi lewat insulin pump merupakan langkah yang direkomendasikan.
Beberapa penderita diabetes tipe 2 juga mungkin direkomendasikan melakukan terapi insulin yang berkelanjutan.
Suntik insulin memberikan respon tercepat pada tubuh karena aliran darah di area suntik meningkatkan penyerapan insulin.
Suntik insulin di bagian abdomen atau lengan memberikan hasil paling efektif karena lebih banyaknya peningkatan aliran darah di area-area ini ketimbang di bagian tubuh lainnya.
Baca Juga: Asetnya Digelapkan Saat Masih Dipenjara, Cynthiara Alona Polisikan Mantan Pengacara
2. Mengonsumsi Obat yang Jadwal Makannya Terlewat
Kalau Diabestfriends menggunakan insulin kerja lama (long-acting) atau obat diabetes lainnya dan kadar gula darah sedang tinggi, pastikan Diabestfriends sudah mengonsumsi obat sesuai jadwal.
Penderita diabetes tipe 2 biasanya diberikan obat untuk menjaga agar kadar gula darah berada pada angka normal. Melewatkan atau tidak mengonsumsi obat ini bisa menyebabkan hiperglikemia.
Obat-obat yang biasa digunakan untuk mengontrol diabetes diantaranya: symlin, precose, metformin, dan lainnya.
Jika ragu, coba konsultasikan dengan dokter tentang obat Diabestfriends. Jika Diabestfrends kelewatan beberapa dosis, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.
3. Olahraga