tantrum

Salah Kaprah Soal Pemberani, Simak Penjelasan Psikolog Anak

Tantrum Suara.Com
Selasa, 23 Agustus 2022 | 09:30 WIB
Salah Kaprah Soal Pemberani, Simak Penjelasan Psikolog Anak
Ilustrasi anak melompat. (manseok Kim from Pixabay)

"Misalnya mengungkapkan keberatan dengan baik disertai alasan yang jelas. Contohnya saat anak tidak mau merapikan tempat tidur sampaikan apa yang kita rasakan atau pikirkan, lalu berikan alasan yang tidak menyinggung anak," tutur Nuri.

Anak juga perlu diberi pemahaman oleh orang untuk menyadari memiliki hak pribadi untuk berpikir, berpendapat, memilih dan sebagainya. 

Tunjukkan pengertian dan penerimaan dari orang tua, pada setiap kelebihan dan kekurangan yang anak miliki.

Seaneh atau sekonyol apapun idenya bagi orang tua, tunjukkan sikap mendengarkan, memberi masukan atau pendapat. 

Buat anak merasa aman dan nyaman saat ia ingin mengungkapkan kebutuhan atau pendapatnya.

Pada saat berkomunikasi, orang tua harus menekankan pada apa yang menjadi alasan keberatan terhadap pendapat atau perilaku anak. Bukan 'menyerang' anak sebagai pribadi.

"Misalnya saat anak kita mengganggu adiknya, fokuskan pada perilakunya tanpa menyebutnya nakal, bodoh, keras kepala, dan lain-lain. Dengan demikian anak paham bahwa kita bukannya benci atau tidak suka pada dirinya, melainkan berharap ia mengubah perilakunya," ungkap Nuri.

Sedangkan tahap awal pelatihan terhadap  anak yang telah memiliki perilaku atau komunikasi asertif,  yaitu dengan membiarkan anak untuk mencoba mengatasi konflik di lingkungan sosialnya secara mandiri. 

Tahap selanjutnya adalah orang tua mengamati cara berkomunikasi atau mengungkapkan pendapatnya.

Baca Juga: Profesor Tersangka Pelecehan Seksual Tidak Hadiri Panggilan Penyidik Polresta Kendari

Berikutnya, orang tua dapat mengintervensi saat ia tampak menahan diri, takut, non asertif atau sebaliknya terlalu dominan atau agresif. Dan terakhir, berikan apresiasi dan masukan pada upayanya berperilaku asertif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI