Jangan Ada Stigma Buruk dan Diskriminasi, HIV/AIDS Sudah Ada Obat Pengendalinya

Tantrum | Suara.com

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 23:25 WIB
Jangan Ada Stigma Buruk dan Diskriminasi, HIV/AIDS Sudah Ada Obat Pengendalinya
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Ira Dewi Jani. (Humas Bandung)

TANTRUM - Hingga saat ini, kasus HIV/AIDS masih diwarnai dengan stigma buruk dan diskriminasi. Padahal di zaman sekarang, siapa pun bisa terkena HIV/AIDS selama dia termasuk kategori rentan. Dan perlu diketahui, kalaupun terkena HIV/AIDS, bukan berarti dunia kiamat.

Di tengah kemajuan teknologi medis, orang dengan HIV/AIDS (ODHA/ODHIV) bisa dipulihkan dengan pengobatan yang teratur. Walaupun sampai saat ini memang belum ada obat yang bisa menyembuhkan untuk HIV/AIDS.

Pengobatan untuk pemulihan orang dengan HIV/AIDS adalah Antiretroviral (ARV) yang dikonsumsi seumur hidup. Dengan obat ini, mereka bisa hidup normal dan tidak masuk ke fase AIDS yang membahayakan.

Dengan pengobatan ARV, bahkan virus HIV bisa ditekan sampai tidak terdeteksi dan tidak lagi menular. Perlu diketahui, penularan HIV terjadi pada orang rentan, yaitu yang sering berganti pasangan yang menyebabkan terjadinya pertukaran cairan tubuh, misalnya hubungan seksual, bergantian memakai jarum suntik (narkoba suntik), atau bayi yang tertular dari ibunya. 

Sayangnya, pengendalian HIV/AIDS maupun pengobadan dengan ARF masih terkendala dengan adanya cap buruk atau stigma dan diskriminasi yang berkembang di masyarakat.

Hal tersebut juga berlaku di Kota Bandung, di mana kasus HIV/AIDS ibarat fenomena gunung es, terlihat kecil di permukaan namun yang tidak terdata bisa jadi lebih besar lagi jumlahnya. 

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, dr. Ira Dewi Jani, kunci pengendalian HIV/AIDS adalah deteksi dini.

Semakin cepat penyakit ini bisa dideteksi, maka harapan hidup sehat dan produktif bagi para pengidap HIV/AIDS bisa semakin tinggi.

"Meskipun tidak bisa sembuh, tapi bisa berkurang sampai tidak bisa terdeteksi atau undetectable. Kalau tidak terdeteksi, dia tidak bisa menular. Makanya kita mesti cari yang HIV/AIDS karena kalau tidak, nanti terlihatnya seperti fenomena gunung es," jelas Ira kepada Humas Kota Bandung, Jumat, 26 Agustus 2022.

Stigma Buruk dan Diskriminasi Menyulitkan Penanganan HIV/AIDS

Ira Dewi Jani menjelaskan, karena masalah stigma negatif tentang HIV/AIDS membuat para tenaga kesehatan sulit mendeteksi secara dini. Padahal, jika bisa dideteksi secara dini, masih ada kesempatan agar seseorang tidak masuk ke fase AIDS. 

"Jangan sampai ada yang meninggal karena sudah masuk fase AIDS. Semoga kita sudah bisa menemukan dan mengobati dari fase HIV saja," harapnya.

Ia menjelaskan, memang ODHA atau ODHIV tak akan pernah sembuh. Penularan HIV selain seks bebas dan penyalahgunaan napza, juga bisa terjadi pada ibu ke anak, atau faktor kecelakaan seperti tenaga medis yang mengalami kecelakaan kerja.

Namun intinya, orang baru bisa didiagnosa HIV setelah dia melakukan tes karena tidak ada tanda dan gejala spesifik bagi orang yang terkena HIV. 

“Namun, biasanya mereka malu untuk tes HIV/AIDS," tutur Ira. "Maka dari itu, kita harus hilangkan dulu stigma dan diskriminasinya agar seseorang itu mau untuk dites HIV," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hits Health: Ratusan Mahasiswa Bandung Positif HIV/AIDS, Kak Seto Angkat Bicara Soal Anak Bungsu Ferdy Sambo

Hits Health: Ratusan Mahasiswa Bandung Positif HIV/AIDS, Kak Seto Angkat Bicara Soal Anak Bungsu Ferdy Sambo

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 07:40 WIB

Heboh Ratusan Mahasiswa dan IRT di Bandung Positif HIV, Ini Gejala HIV dan Cara Penularannya

Heboh Ratusan Mahasiswa dan IRT di Bandung Positif HIV, Ini Gejala HIV dan Cara Penularannya

Sumbar | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 07:35 WIB

Serba-serbi HIV/AIDS: Tanda Gejala, Penularan, Pengobatan dan Pencegahan

Serba-serbi HIV/AIDS: Tanda Gejala, Penularan, Pengobatan dan Pencegahan

Health | Kamis, 25 Agustus 2022 | 17:11 WIB

Terkini

Waspada! Potensi Hujan Sedang di Kalbar Hingga Akhir Maret 2026

Waspada! Potensi Hujan Sedang di Kalbar Hingga Akhir Maret 2026

Kalbar | Senin, 23 Maret 2026 | 16:52 WIB

Hangatnya Silaturahmi Idulfitri: Appi-Danny Bahas Sinergi Pembangunan Makassar

Hangatnya Silaturahmi Idulfitri: Appi-Danny Bahas Sinergi Pembangunan Makassar

Sulsel | Senin, 23 Maret 2026 | 16:51 WIB

Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas

Review Skuat Final FIFA Series 2026: Dipenuhi Pekerja Keras, tapi Minim Pemilik Kreativitas

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 16:50 WIB

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:48 WIB

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 16:47 WIB

Joo Hyun Young Susul Park Min Young, Bakal Beradu Peran di Drama Nine to Six

Joo Hyun Young Susul Park Min Young, Bakal Beradu Peran di Drama Nine to Six

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB

Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau

Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau

Kalbar | Senin, 23 Maret 2026 | 16:43 WIB

Anti-Bokek! Ini 5 Ide Bisnis Menjanjikan Pasca-Lebaran yang Wajib Dicoba

Anti-Bokek! Ini 5 Ide Bisnis Menjanjikan Pasca-Lebaran yang Wajib Dicoba

Your Say | Senin, 23 Maret 2026 | 16:40 WIB

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

Teror di London! 4 Ambulans Yahudi Dibakar di Depan Sinagoga, Diduga Aksi Anti Semit

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:38 WIB