Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban

Muhamad Yasir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:55 WIB
Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban
Kolase foto Saepul (26) tersangka pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) yang jasadnya dibungkus karung di Depok. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya menetapkan Saepul sebagai tersangka pembunuhan berencana disertai mutilasi terhadap Kunaefi di Depok.
  • Pelaku merencanakan pembunuhan tersebut di sebuah kontrakan di Cipayung untuk menguasai harta benda milik korban.
  • Polisi menangkap tersangka di Pandeglang, Banten, setelah pelaku membuang jasad korban yang dibungkus plastik dan karung.

Suara.com - Polda Metro Jaya menetapkan Saepul alias Saepullah (26), tersangka pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Depok, dengan sangkaan pasal pembunuhan berencana. Penyidik menduga pelaku sejak awal telah merencanakan pembunuhan demi menguasai harta benda milik korban.

Kanit I Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika mengatakan, hasil penyelidikan sementara menemukan adanya unsur perencanaan sebelum pembunuhan dilakukan.

“Pelaku ingin melakukan pencurian motor dan barang-barang milik korban, untuk menguasai barang milik korban, dan adanya niat untuk membunuh korban,” ujar Dimitri kepadan wartawan, Kamis (6/8/2026).

Atas dasar temuan tersebut, penyidik menetapkan Saepul sebagai tersangka pembunuhan berencana. Penjual pisang cokelat (piscok) yang biasa mangkal di kawasan Stasiun Pondok Cina, Depok, itu dijerat dengan Pasal 459 dan atau Pasal 458 KUHP.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan berencana dan atau pembunuhan Pasal 459 dan atau 458 KUHPidana,” ungkap Dimitri.

Lokasi penemuan jenazah korban mutilasi di Kaveling Depkes, dipasang garis kuning polisi, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Suara.com/Cornelius Juan)
Lokasi penemuan jenazah korban mutilasi di Kaveling Depkes, dipasang garis kuning polisi, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Suara.com/Cornelius Juan)

Dugaan Gay

Sebelumnya, penyidik juga mengungkap temuan lain yang masih didalami untuk mengungkap motif pembunuhan tersebut.

Polisi menduga Saepul merupakan penyuka sesama jenis, meski hingga kini hubungan antara pelaku dan korban disebut hanya sebatas saling mengenal.

Dalam penyidikan sementara, polisi menemukan bahwa Saepul dan Kunaefi berkenalan melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung, Depok, pada 23 Juli 2026.

baca juga

Pertemuan itu diduga berakhir dengan pembunuhan. Saepul menusuk perut korban, menggorok lehernya menggunakan pisau, lalu memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha.

Untuk menghilangkan jejak, jasad korban dibungkus plastik hitam dan karung sebelum dibuang di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas, Depok. Sementara kedua kaki korban diduga dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara.

Usai kejadian, Saepul sempat melarikan diri hingga akhirnya ditangkap tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Penyidik masih terus melengkapi alat bukti dan mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk mengungkap secara utuh motif di balik pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan warga Depok tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 13:46 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×