Paparan HIV/AIDS di Kota Bandung Masih Tinggi, Pemicunya Perilaku Seksual Berisiko

Tantrum

Senin, 29 Agustus 2022 | 09:44 WIB
Paparan HIV/AIDS di Kota Bandung Masih Tinggi, Pemicunya Perilaku Seksual Berisiko
Simbol HIV - Gejala HIV (Pixabay)

TANTRUM - Paparan HIV/AIDS masih tinggi di Kota Bandung. Pemicu tertinggi yaitu dari hubungan heteroseksual atau perilaku seksual berisiko hampir 40 persen.

Berdasarkan pantauan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung menyebutkan paparan perilaku seksual berisiko terus mengalami peningkatan.

Tren ini berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya sebut Silvia, paparan tertinggi HIV/AIDS yaitu akibat menggunakan alat atau jarum suntik yang tidak steril.

“Banyak pengidap HIV/AIDS akibat penggunaan tidak steril jarum suntik. Jumlahnya hampir 40 persen, tetapi sekarang menurun 30, 9 persen,” ujar Ketua KPA Kota Bandung Sis Silvia Dewi, ditulis Bandung, Senin, 29 Agustus 2022.

Silvia menjelaskan hampir dipastikan seluruh warga Kota Bandung melakukan hubungan heteroseksual atau perilaku seksual berisiko.

Adanya hal itu, sangat mudah sekali warga Kota Bandung berpeluang terpapar HIV/AIDS.

"Pemeriksaan HIV penting agar tidak menular ke orang lain, apalagi ke pasangan hidup. Dengan memeriksakan diri, maka paparan HIV akan berhenti di pengidap saja," kata Silvia.

Angka paparan melalui hubungan heteroseksual tersebut tiap tahun mengalami kenaikan. Pasalnya masih banyak warga yang kurang menyadari pentingnya datang ke fasilitas kesehatan untuk memeriksa HIV. 

Silvia menerangkan tidak adanya gejala awal yang dirasakan oleh pengidap HIV menjadi faktor lain pengidap berisiko menularkan kembali kepada orang lain atau bahkan pasangannya.

baca juga

“Yang jadi sedih itu kan HIV/AIDS itu kan terutama HIV-nya enggak ada gejala tuh, jadi banyaknya orang yang kena HIV tidak tahu kalau dia kena HIV. Akhirnya orang yang tertular ga sadar kalau ada ibu rumah tangga tertular lalu hamil akhirnya punya anak yang positif," ungkap Silvia.

Agar tidak terus meluas paparan penyakit infeksi menular khusus ini, KPA Kota Bandung tengah berupaya mengedukasi warga dengan adanya kampanye 3 Zero.

Kampanye 3 Zero itu adalah pada tahun 2030 tidak ada kasus baru HIV/AIDS, tidak ada pengidap yang meninggal dan tidak ada lagi stigma negatif atau diskriminasi terhadap pengidap.

"Intinya ada warga yang ikut mengedukasi masyarakat tahu cara penularannya dan pencegahannya. Karena HIV nggak ada gejala ya," tukas Silvia.

Berikut data penyebaran HIV/AIDS di Kota Bandung periode 1991 - Desember 2021 dari 5.943 pengidap HIV/AIDS dengan KTP Kota Bandung:

- Swasta: 31.01 persen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kampung Daun Culture and Gallery: Paket Komplet Wisata Lembang Legendaris

Kampung Daun Culture and Gallery: Paket Komplet Wisata Lembang Legendaris

Your Say | Senin, 29 Agustus 2022 | 08:16 WIB

Luis Milla Pimpin Latihan Terakhir Persib Jelang Lawan PSM

Luis Milla Pimpin Latihan Terakhir Persib Jelang Lawan PSM

Bola | Minggu, 28 Agustus 2022 | 22:34 WIB

ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) Punya Harapan Hidup Yang Sama Seperti Kita

ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS) Punya Harapan Hidup Yang Sama Seperti Kita

Tantrum | Minggu, 28 Agustus 2022 | 18:17 WIB

Terkini

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:35 WIB

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar

Jawa Tengah | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:28 WIB

×