Kode Rahasia Ratu Elizabeth, Salah Satunya Penggunaan Tas

Tantrum

Sabtu, 10 September 2022 | 18:07 WIB
Kode Rahasia Ratu Elizabeth, Salah Satunya Penggunaan Tas
Ratu Elizabeth II (Instagram/theroyalfamily)

TANTRUM - Kehidupan Ratu Elizabeth II penuh dengan kode rahasia, layaknya pemimpin monarki Inggris pendahulunya.

Bahkan, kabar kematian Elizabeth saja disebarkan menggunakan kode "London Bridge is down."

Kode tersebut digunakan kala Perdana Menteri Liz Truss menerima kabar kematian Ratu dalam panggilan telepon rahasia pada Kamis (8/9).

Sebagaimana dilansir DW, dicuplik dari CNN, Sabtu, 10 September 2022, kabar kematian Elizabeth kemudian disebarkan secara rahasia ke para menteri. 

Setelah itu, kematian Elizabeth baru disampaikan secara resmi ke media. Semasa hidupnya, Ratu Elizabeth II juga menggunakan beberapa kode rahasia.

Newsweek melaporkan bahwa banyak kode-kode rahasia ini dilakukan dengan tas yang ia bawa kala melakukan kunjungan resmi. 

"Tas tangan itu tak hanya dibawa untuk menyimpan barang berharga Ratu. Itu juga dipakai untuk memberikan sinyal kepada timnya," kata pengamat kerajaan, Kristen Meinzer, dalam siniar The Royal Report.

"Tampaknya bila dia berdiri di sebuah acara, bergabung dengan beberapa orang dan berbincang-bincang, kemudian dia memindahkan tasnya dari satu tangan ke tangan lain, dia mengatakan kepada staf bahwa ia ingin seseorang menginterupsi dan mengakhiri perbincangan itu."

Penempatan tas Ratu juga dapat menunjukkan seberapa ingin dia pergi dari sebuah acara.

baca juga

"Jika Anda bersama Ratu dan dia mengubah posisi tasnya, tidak dipindahkan ke tangan lain ataupun ke meja, tetapi ditaruh di lantai, artinya selesai. Perbincangan berakhir dan seseorang bakal datang untuk menyelamatkannya [Ratu]," kata Meinzer.

Selain membahas kode rahasia tas Elizabeth, Royston dan Meinzer membicarakan sejumlah etika masyarakat saat bertemu Ratu. Royston mengatakan bahwa saat bertemu Elizabeth, warga tak boleh memeluknya.

"Tidak boleh ada kontak fisik kecuali dia menjabat tangan Anda," katanya.

Meski begitu, Ratu Elizabeth sempat melanggar sendiri etika ini kala bertemu dengan mantan Ibu Negara Amerika Serikat, Michelle Obama, pada 2011.

Obama tampak memeluk Elizabeth, dan dipeluk kembali oleh Ratu.

"Dari sudut pandangnya, Ratu sangat berdedikasi dengan pelayanan sehingga saya tak berpikir dia pernah membiarkan aturan kerajaan ataupun etika kerajaan menghalangi upaya diplomatik untuk pemerintahan Inggris," ucap Royston.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Raja Inggris Baru Ingin Dikenal Sebagai Charles III

Raja Inggris Baru Ingin Dikenal Sebagai Charles III

Tantrum | Jum'at, 09 September 2022 | 10:05 WIB

Ratu Elizabeth II Wafat, Cara Arsenal Hormati Kepergiannya Selain Mengheningkan Cipta

Ratu Elizabeth II Wafat, Cara Arsenal Hormati Kepergiannya Selain Mengheningkan Cipta

Tantrum | Jum'at, 09 September 2022 | 09:37 WIB

Sayangi Ibu, Duka Mendalam Raja Charles III

Sayangi Ibu, Duka Mendalam Raja Charles III

Tantrum | Jum'at, 09 September 2022 | 08:51 WIB

Selain Punya Raja Baru, Inggris  Punya PM Perempuan Baru Sebelum Ratu Elizabeth II Meninggal

Selain Punya Raja Baru, Inggris Punya PM Perempuan Baru Sebelum Ratu Elizabeth II Meninggal

Tantrum | Jum'at, 09 September 2022 | 06:59 WIB

Prince of Wales Charles III, Raja Baru Inggris

Prince of Wales Charles III, Raja Baru Inggris

Tantrum | Jum'at, 09 September 2022 | 06:02 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×