PT POS Jamin Kiriman Dari AS Bisa Sampai ke Daerah 3T

Tantrum

Sabtu, 10 September 2022 | 19:50 WIB
PT POS Jamin Kiriman Dari AS Bisa Sampai ke Daerah 3T
PT Pos Indonesia

TANTRUM - Badan Usaha Milik Negara layanan kiriman logistik, PT Pos Indonesia (Persero) terus meningkatkan kerja sama kemitraan dengan perorangan maupun badan usaha demi memperluas pelayanan logistik kepada masyarakat hingga ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). 

Saat ini, perusahaan mengklaim memiliki layanan dari 4.800 titik kantor pos di seluruh Indonesia, hampir 2.000 titik kantor pos ada di daerah 3T.

Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Siti Choiriana  memperluas jaringan dengan meningkatkan jumlah agen pos, kurir perempuan, hingga drop point sebagai bentuk pemberdayaan terhadap ekonomi mikro.
 
"Kami melakukan itu supaya 514 kabupaten dan kotamadya dengan 9.000 kecamatan dan 73.000 desa itu ter-cover semua, makanya kami berkolaborasi," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Sabtu.
 
Choiriana menjelaskan, Pos Indonesia sebagai bagian dari Universal Postal Union (UPO) telah bersepakat bersama seluruh perusahaan pos dunia dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk saling berkirim surat maupun paket barang.
 
Bila ada kiriman dari Washington DC di Amerika Serikat menuju ke Puncak Jaya di Papua, maka Pos Indonesia harus mengirimkannya meski itu adalah daerah 3T.

"Kami sebagai perusahaan yang punya kewajiban atas kesepakatan internasional UPU wajib menjalankan tugas itu. Makanya di mana ada kode pos itulah wilayah kedaulatan negara, maka di situlah pelayanan pos harus hadir," kata Choiriana.

Sampai akhir Juli 2022, Pos Indonesia tercatat sudah menjadi solusi layanan kurir dan logistik dengan menjangkau lebih dari satu juta UMKM dan 4.700 korporasi dengan menguasai 7,1 persen pangsa pasar nasional.

Perseroan kini telah memiliki jaringan nasional dan internasional yang menjamin pengiriman barang sampai ke pelosok negeri dan dunia hingga ke 228 negara tujuan.

Selain itu, perusahaan pos pelat merah ini juga memiliki lebih dari 50.000 agen pos, 27.600 drop point. sekitar 10.000 kurir, 4.594 kantor pos, 151 gudang hingga 510 biller jasa keuangan.
 
"Perluasan pelayanan harus dilakukan kecil-kecil ibarat pasar harus kecil-kecil menempel supaya tidak ada satu pun area bolong yang membuat orang kebingungan," kata Choiriana.

Ia menegaskan,perusahaan terus berkolaborasi dengan pihak lain, baik itu masyarakat, swasta, dan pelaku UMKM.

"Ini untuk menambah titik layanan," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantuan UMKM Sampai Pasar Murah akan Disiapkan untuk Hadapi Dampak Kenaikan Harga BBM di Bandung

Bantuan UMKM Sampai Pasar Murah akan Disiapkan untuk Hadapi Dampak Kenaikan Harga BBM di Bandung

Tantrum | Kamis, 08 September 2022 | 21:59 WIB

Pemerintah Kejar Tambahan 1 Juta Pengusaha Baru

Pemerintah Kejar Tambahan 1 Juta Pengusaha Baru

Tantrum | Kamis, 08 September 2022 | 09:42 WIB

5 Presiden  Amerika Serikat Kecanduan Kopi, Mirip dengan Orang Indonesia

5 Presiden Amerika Serikat Kecanduan Kopi, Mirip dengan Orang Indonesia

Tantrum | Selasa, 06 September 2022 | 12:02 WIB

Terkini

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Seberapa Berbahaya Abu Vulkanik bagi Tubuh?

Video | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

24 Jam Hilang di Selat Sunda, 8 Penumpang Kapal Termasuk Lima Jurnalis Belum Ditemukan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:55 WIB

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Akbar Firmansyah Antusias Kembali Bermain di Stadion Gelora 10 November

Jawa Tengah | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Berawal dari Toko Sembako, Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi

Berawal dari Toko Sembako, Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 21:38 WIB

Kronologi 5 Jurnalis Foto Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau, Basarnas Sisir Selat Sunda

Kronologi 5 Jurnalis Foto Hilang Kontak di Perairan Gunung Anak Krakatau, Basarnas Sisir Selat Sunda

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:35 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Diburu, Puluhan Ribu Batang Diamankan di Lamongan

Peredaran Rokok Ilegal Diburu, Puluhan Ribu Batang Diamankan di Lamongan

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 21:34 WIB

Ancaman Abu Vulkanik Belum Surut, Siswa SMA di Banten Lanjut Belajar dari Rumah Hingga 11 September

Ancaman Abu Vulkanik Belum Surut, Siswa SMA di Banten Lanjut Belajar dari Rumah Hingga 11 September

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 21:32 WIB

×