43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

Bangun Santoso

Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB
43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG
Ilustrasi - Kasus keracunan MBG di SMKN 6 Semarang. [Suara.com/Emma]
baca 10 detik
  • Amnesty International mendesak aparat menyelidiki dugaan pidana keracunan massal program Makan Bergizi Gratis pada 13 Agustus 2026.
  • Siswa SMK berinisial FBP di Kabupaten Karo diduga mengalami hilang ingatan setelah menyantap menu program tersebut.
  • JPPI mencatat korban keracunan di 36 provinsi telah mencapai 43.838 orang, memicu desakan penghentian program.

Suara.com - Amnesty International Indonesia mendesak aparat penegak hukum untuk turun tangan dan serius mendalami dugaan adanya tindak pidana dalam kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Apalagi, muncul kabar seorang siswa SMK di Kabupaten Karo yang diduga mengalami hilang ingatan usai menyantap menu dari program MBG pada Agustus lalu.

Desakan ini muncul setelah maraknya kasus keracunan di berbagai daerah. Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia Usman Hamid menilai kasus yang dialami siswa SMK Karo berinisial FBP pada 13 Agustus 2026 tersebut merupakan bentuk dari kegagalan negara dalam melindungi warganya.

"Menghancurkan daya ingat seorang anak jelas mengancam masa depannya, bukan hanya melanggar hak atas pangan yang sehat dan hak pendidikan layak, tapi juga hak atas masa depan," kata Usman pada Selasa (8/9/2026).

Mengutip data dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Usman menjabarkan jumlah korban keracunan MBG di 36 provinsi sudah mencapai 43.838 orang.

Kasus keracunan massal ini dinilai harus dibaca sebagai alarm bagi pemerintah untuk segera menyetop program MBG karena dianggap tidak layak untuk diteruskan.

Amnesty International Indonesia menegaskan seluruh penyelenggara program harus dimintai pertanggungjawaban atas bobroknya tata kelola yang dinilai minim akuntabilitas dan transparansi.

"Demi menyelamatkan kesehatan dan nyawa anak-anak Indonesia, negara harus segera menghentikan program MBG," tambah dia.

Siswa SMK berinisial FBP diduga mengalami hilang ingatan hingga tak mengenali orang-orang di sekitarnya pasca menyantap menu MBG.

baca juga

Sampai saat ini keluarga korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis setempat guna mendapatkan kepastian akan kondisi yang dialami FBP. (Reporter: Alif Bintang)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop

Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop

News | Selasa, 08 September 2026 | 20:24 WIB

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN

Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Korupsi MBG, 3 di Antaranya Pegawai BUMN

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:47 WIB

Jalan Sore Sambil Pukul Panci, Ibu-Ibu di Jogja: Stop MBG, Negara Jangan Budek

Jalan Sore Sambil Pukul Panci, Ibu-Ibu di Jogja: Stop MBG, Negara Jangan Budek

News | Selasa, 08 September 2026 | 19:29 WIB

Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:00 WIB

Ribuan Dapur Ditutup Buntut Keracunan, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Standar Higiene MBG?

Ribuan Dapur Ditutup Buntut Keracunan, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Standar Higiene MBG?

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:26 WIB

Makan Bergizi Gratis Rasa Uji Nyali: Anak-anak Bukan Objek Eksperimen!

Makan Bergizi Gratis Rasa Uji Nyali: Anak-anak Bukan Objek Eksperimen!

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 17:53 WIB

Media Inggris Ungkap Data Sebenarnya Anak-anak Keracunan Program MBG Selama 3 Hari

Media Inggris Ungkap Data Sebenarnya Anak-anak Keracunan Program MBG Selama 3 Hari

Video | Selasa, 08 September 2026 | 10:00 WIB

Terkini

4 Essence Anti Aging untuk Samarkan Garis Halus Usia 30 Tahun ke Atas

4 Essence Anti Aging untuk Samarkan Garis Halus Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Essence Toner Skintific untuk Noda Hitam yang Mana? Simak Review Pembelinya

Essence Toner Skintific untuk Noda Hitam yang Mana? Simak Review Pembelinya

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Pembalap Moto2 hingga MotoGP Ketagihan Soto Ayam

Pembalap Moto2 hingga MotoGP Ketagihan Soto Ayam

Bali | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Peringatan Dini BMKG: Sumut hingga Aceh Siaga Banjir dan Longsor

Peringatan Dini BMKG: Sumut hingga Aceh Siaga Banjir dan Longsor

Sumut | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Naruto Shadow Rising Diumumkan, Masashi Kishimoto Garap Manga Naruto Baru

Naruto Shadow Rising Diumumkan, Masashi Kishimoto Garap Manga Naruto Baru

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Moisturizer atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Pemakaian yang Benar di Pagi Hari

Moisturizer atau Sunscreen Dulu? Ini Urutan Pemakaian yang Benar di Pagi Hari

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:54 WIB

Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen

Obat Herbal Racikan Abal-abal 4 Pemuda Ini Ancam Nyawa Konsumen

Bekaci | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Ketika HRD Dibayar Mahal untuk Menekan Biaya Tenaga Kerja

Ketika HRD Dibayar Mahal untuk Menekan Biaya Tenaga Kerja

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:45 WIB

199 Perwira Polri Dimutasi, Kakorlantas hingga 3 Kapolda Berganti Jabatan

199 Perwira Polri Dimutasi, Kakorlantas hingga 3 Kapolda Berganti Jabatan

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Isu PHK Massal Netflix, 800 Karyawan Mungkin Terdampak

Isu PHK Massal Netflix, 800 Karyawan Mungkin Terdampak

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 12:36 WIB

×