Perlu Anda Tahu! Daftar 5 Rasa Vagina

Tantrum

Minggu, 25 September 2022 | 05:20 WIB
Perlu Anda Tahu! Daftar 5 Rasa Vagina
Ilustrasi Miss V. (pexels-ivan babydov)

TANTRUM - Mungkin Anda sudah sedikit banyak tahu tentang aroma vagina. Organ intim tersebut memang beraroma khas, dan beberapa di antaranya bisa menunjukkan normal tidaknya kondisi Miss V.

Lalu, bagaimana dengan rasa vagina? Sudahkah Anda memahami hal tersebut? Sama seperti bau, rasa Miss V juga bermacam-macam. 

Dicuplik dari laman Klik Dokter, Minggu, 25 September 2022, rasa tersebut sangat bergantung dari flora normal, kebersihan, makanan yang dikonsumsi, serta pH-nya sendiri. 

Adapun ragam jenis rasa vagina dan penyebab yang perlu Anda ketahui, yaitu: 

1. Rasa Logam

Vagina merupakan saluran internal yang secara alami bersifat asam. Dengan sifat asamnya itu, organ intim mampu menyeimbangkan jumlah bakteri yang berkembang di area tersebut. 

Keasaman alami itu bisa diartikan menjadi beberapa rasa yang lebih kuat. Sebagian orang menggambarkan ini sebagai rasa logam. 

Bahkan, mengutip dari Healthline, ada juga yang menggambarkan rasa vagina seperti rasa baterai!

Rasa logam pada vagina biasanya disebabkan oleh siklus haid yang baru selesai. Kemungkinan, sejumlah kecil darah masih berada di sekitar vagina Anda.

baca juga

Darah itu sendiri secara alami memang punya cita rasa logam, karena adanya kandungan zat besi.

Perlu diwaspadai jika rasa cairan vagina Anda seperti logam namun dialami jauh di luar siklus menstruasi. 

2. Rasa Asin

Rasa asin ini berasal dari keringat yang dikeluarkan oleh tubuh. Jika Anda habis melakukan aktivitas fisik atau berada di lingkungan yang cukup panas, produksi keringat akan lebih banyak, tak terkecuali di bagian vagina. 

Karena bentuk vagina yang kompleks, keringat tidak dengan mudah meninggalkan area tersebut. 

Alhasil, cairan tubuh yang mengandung garam itu terjebak di dalamnya dan membuat rasa cairan Miss V asin.

Selain dari keringat, sisa urine setelah buang air kecil juga dapat membuat organ intim Anda semakin asin. 

3. Rasa Asam

Perlu diingat bahwa pH vagina yang normal adalah 3,5 (bersifat asam). Dengan demikian, tanpa adanya campuran keringat, rasa alami dari cairan Miss V adalah asam. 

Nah, saat berhubungan seksual, lendir yang sedari awal sudah ada akan bercampur lagi dengan lendir baru yang dihasilkan oleh rangsangan seksual. 

Ditambah dengan keringat akibat pergerakan, rasa vagina pun akan berubah dari yang benar-benar asam menjadi asin. 

4. Rasa Buah yang Terlalu Matang

Siapa sangka bahwa vulva bisa memberikan rasa seperti buah matang? 

Normalnya, vagina tidak terasa manis atau seperti buah yang terlalu matang. Jika hal itu sampai terjadi, kemungkinan penyebabnya ada dua.

Pertama, Anda memang dengan sengaja memberikan “sesuatu” di dalam organ intim. Kedua, terjadi infeksi bakteri pada organ intim.

5. Rasa yang Sangat Menusuk, Termasuk Pahit

Untuk rasa vagina yang satu ini memang cukup sulit untuk digambarkan. Yang jelas, rasanya seperti campur aduk dan sangat menyengat di lidah. 

Jika hal tersebut sampai terjadi, maka kemungkinan besar pH alami Miss V sedang terganggu. 

Hati-hati dengan kondisi pH yang tidak seimbang. Risiko untuk terkena peradangan, iritasi, dan infeksi akan semakin tinggi. 

Rasa menyengat yang cenderung amis bisa menjadi tanda infeksi pada vagina. Salah satu infeksi yang paling sering, yaitu vaginosis bakterialis, yang dapat menyebabkan vagina berubah warna menjadi kekuningan dan berbau amis. 

Selain itu, penyakit trikomoniasis juga merupakan infeksi menular seksual yang menyebabkan cairan vagina berbau seperti ikan mati. 

Apabila kamu dan pasangan merasakan bau yang menusuk, sudah saatnya konsultasikan masalahnya kepada spesialis ginekolog. Dokter akan membantu menemukan penyebabnya dan memberikan pengobatan yang sesuai. 

Beberapa makanan bisa berpengaruh terhadap rasa vagina (lebih menyengat), meski pengaruhnya tidak besar. Contohnya asparagus, kari, dan minuman beralkohol

Jika Anda mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebih dan sekaligus perokok berat, vagina bisa terasa pahit atau seperti makanan basi. 

Lalu, perlukah vagina diberikan pewangi? Vagina sebenarnya sudah dapat menjaga pH dengan sendirinya, sehingga tidak memerlukan perawatan tertentu. 

Namun, apabila muncul bau yang menusuk, sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter dan hindari menggunakan semprotan pewangi untuk menutupinya. 

Sabun, gel, dan pembersih kewanitaan terkadang malah dapat mengganggu pH normal vagina dan menyebabkan peningkatan perkembangan bakteri. 

Selain itu, tidak terdapat penelitian yang valid yang menyatakan bahwa wanita dapat mengganti rasa vaginanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dukung Regulasi BPA Demi Lindungi Kesehatan Publik Terus Mengalir

Dukung Regulasi BPA Demi Lindungi Kesehatan Publik Terus Mengalir

Tantrum | Sabtu, 17 September 2022 | 23:31 WIB

Jaga Kesehatan Fisik dan Mental! 7 Manfaat Minum Teh

Jaga Kesehatan Fisik dan Mental! 7 Manfaat Minum Teh

Tantrum | Jum'at, 16 September 2022 | 06:31 WIB

Berbasis Nanoteknologi, Tato Pemantau Kesehatan Sedang Dikembangkan

Berbasis Nanoteknologi, Tato Pemantau Kesehatan Sedang Dikembangkan

Tantrum | Kamis, 08 September 2022 | 15:02 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×