Tragedi Kanjuruhan, Polri Akui Penggunaan Gas Air Mata Kedaluwarsa

Tantrum | Suara.com

Senin, 10 Oktober 2022 | 19:05 WIB
Tragedi Kanjuruhan, Polri Akui Penggunaan Gas Air Mata Kedaluwarsa
Gas air mata dilarang penggunaannya dalam Stadion Kanjuruhan ((SuaraSulsel.id - Istimewa))

TANTRUM - Tragedi Kanjuruan yang menewaskan lebih dari 100 warga terus menjadi perhatian publik. Penggunaan gas air mata menjadi sorotan utama karena diduga kuat menjadi pemicu massa panik, berdesak-desakan, dan kehabisan napas.

Terbaru, Polri mengakui adanya anggota yang menggunakan gas air mata kedaluwarsa. Beberapa gas air mata yang ditemukan di TKP tercatat telah kedaluwarsa sejak tahun 2021.

"Ya, ada beberapa yang ditemukan ya. Yang tahun 2021, ada beberapa," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada wartawan, Senin (10/10/2022).

Namun tidak disebutkan jumlah gas air mata kedaluwarsa yang ditemukan oleh penyidik. Dia mengklaim barang bukti tersebut masih diperiksa di laboratorium forensik.

"Saya belum tahu jumlahnya, tapi masih didalami oleh labfor," katanya.

Temuan Komnas HAM

Temuan penggunaan gas air mata kedaluwarsa ini diungkap oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengungkap hal tersebut berdasar hasil investigasi yang mereka lakukan.

"Soal daluwarsa itu informasinya memang kita dapatkan, tapi memang perlu pendalaman," kata Anam kepada wartawan, Senin (10/10/2022).

Berdasarkan hasil investigasi Komnas HAM, kata Anam, gas air mata tersebut juga diduga sebagai pemicu banyaknya korban jiwa dalam Tragedi Kanjuruhan tersebut.

"Pemicu utama adalah memang gas air mata yang menimbulkan kepanikan. Sehingga banyak suporter atau Aremania yang turun berebut untuk masuk (ke) pintu keluar. Berdesak-desakan dengan mata yang sakit, dada yang sesak, susah nafas dan sebagainya," bebernya.

131 Korban Jiwa

Polri merilis data terbaru Sabtu (8/10/2022), bahwa ada 131 korban yang dilaporkan meninggal dunia akibat Tragedi Kanjuruhan ini. Sedangkan korban luka dilaporkan mencapai 574 orang.

Dedi ketika itu menyebut 506 orang mengalami luka ringan. Sedangkan luka berat sebanyak 23 orang dan luka sedang 23 orang.

"Jumlah total korban 705 orang," jelas Dedi kepada wartawan, Sabtu (8/10/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berbagai Video Tragedi Kanjuruhan Telah  Dikumpulkan oleh TGIPF

Berbagai Video Tragedi Kanjuruhan Telah Dikumpulkan oleh TGIPF

| Senin, 10 Oktober 2022 | 09:40 WIB

Tragedi Sepak Bola di Kanjuruhan Diduga Kejahatan Yang Terjadi Secara Sistematis

Tragedi Sepak Bola di Kanjuruhan Diduga Kejahatan Yang Terjadi Secara Sistematis

| Senin, 10 Oktober 2022 | 08:14 WIB

Terkini

Harga ASUS ExpertBook Ultra di Indonesia, Laptop AI Premium Super Ringan dengan Intel Core Ultra

Harga ASUS ExpertBook Ultra di Indonesia, Laptop AI Premium Super Ringan dengan Intel Core Ultra

Tekno | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:49 WIB

Sering Mengantuk Bisa Jadi Sinyal Tubuh Sedang Kelelahan

Sering Mengantuk Bisa Jadi Sinyal Tubuh Sedang Kelelahan

Sumbar | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:49 WIB

6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh

6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:48 WIB

Persija vs Persib, Umuh Muchtar: Ini Final yang Sebenarnya

Persija vs Persib, Umuh Muchtar: Ini Final yang Sebenarnya

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:45 WIB

Apa Beda White Musk dan Black Musk? Ini Aroma yang Lebih Lembut dan 4 Rekomendasi Parfumnya

Apa Beda White Musk dan Black Musk? Ini Aroma yang Lebih Lembut dan 4 Rekomendasi Parfumnya

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:45 WIB

Anti Gerah, 5 Pilihan Parfum Lokal Aroma 'Clean' yang Aman Dipakai di Cuaca Panas

Anti Gerah, 5 Pilihan Parfum Lokal Aroma 'Clean' yang Aman Dipakai di Cuaca Panas

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:44 WIB

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:42 WIB

Promo Alfamart Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Hemat Camilan hingga Minuman

Promo Alfamart Hari Ini 8 Mei 2026, Diskon Hemat Camilan hingga Minuman

Sumut | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:41 WIB

Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG

Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:39 WIB

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 12:35 WIB