Saat maag, penderita juga bisa mengonsumsi yoghurt karena kaya akan probiotik terutama Lactobacillus dan Sacharomyces yang bisa melawan bakteri Helicobacter pylori.
Selain yoghurt, makanan yang juga kaya akan probiotik, yaitu asinan kubis, miso, dan kombucha.
3. Makan buah kaya polifenol
Tak hanya sayuran, penderita juga perlu makan buah-buahan yang bisa melawan bakteri Helicobacter pylori, seperti apel, blueberry, raspberry, stoberi, dan blackberry.
Buah-buahan berwarna cerah tersebut mengandung senyawa polifenol yang dapat membantu mengatasi sakit maag dan gangguan pencernaan lainnya.
4. Konsumsi madu
Penderita maag bisa mengonsumsi madu untuk meredakan rasa mual dan nyeri saat kambuh. Mengonsumsi madu hitam dipercaya dapat mengobati masalah pencernaan dan menjaga kesehatan lambung.
Sementara jenis madu manuka, mengutip Medical News Today, memiliki efek antimikroba untuk mengatasi bakteri H. pylori penyebab sakit maag.
5. Hindari makanan pedas
Baca Juga: Banjir dan Longsor Hantui Berbagai Wilayah Indonesia
Sebaliknya, makanan pedas dan asam sebaiknya dihindari karena bisa meningkatkan refluks asam di dalam lambung yang memperparah iritasi.
6. Konsumsi jahe
Jahe telah banyak dikonsumsi untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti kembung, sembelit, hingga maag.
Mengutip NCBI berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 2013, disebutkan bahwa jahe membantu mengatasi maag yang disebabkan oleh bakteri H. pylori.
Meski demikian, sebaiknya mengonsumsi jahe secukupnya saja agar tidak memicu gejala maag yang lebih buruk.
7. Makanan kaya glutamin