BRIN Jelaskan Pemicu Terjadinya Hujan Ekstrem Dinihari

Tantrum

Kamis, 27 Oktober 2022 | 07:06 WIB
BRIN Jelaskan Pemicu Terjadinya Hujan Ekstrem Dinihari
Ilustrasi awan hujan badai. (Tobias Hämmer / Pixabay)

TANTRUM - Hujan ekstrem disertai angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah di Jawa hingga akhir Oktober.

Bahkan, hujan lebat yang telah dimulai sejak dinihari memiliki potensi berulang dengan waktu dan pola spasial yang sama. 

Berdasarkan data dari Satellite-based Disaster Early Warning System (SADEWA) yang dimiliki Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), hujan dinihari dimulai dari pesisir barat Banten yang kemudian menjalar masuk menuju daratan menjangkau seluruh kawasan Jadetabek. 

Menurut Erma Yulihastin, Peneliti Klimatologi pada Pusat Riset Iklim dan Atmosfer - BRIN Hujan ekstrem dinihari ini diawali dengan penguatan angin baratan yang sangat kuat (> 10 m/det) karena pengaruh prakondisi pembentukan vorteks di atas Laut Jawa. 

"Angin baratan kuat yang juga dikenal dengan westerly burst ini bahkan telah dimulai sejak menjelang tengah malam pada hari sebelumnya," ujar Erma ditulis Kamis, 27 Oktober 2022.

Angin baratan yang terbentuk tampak sebagai pembelokan angin selatanan yang melintasi Selat Sunda dan berubah arah menjadi angin baratan.
 
Konvergensi atau daerah pertemuan angin juga terjadi di atas daratan, yaitu antara angin dari barat dan angin dari selatan.

Selain kontribusi dari angin baratan kuat yang menghantam pesisir barat dan utara Jawa bagian barat, hujan di darat juga diperkuat dengan pembentukan garis-garis hujan squall line di atas laut selatan Jawa yang bermigrasi dari barat ke timur.

"Sehingga modulasi hujan lebat di darat terjadi dua kali dalam sehari, yaitu hujan dinihari hingga pagi hari sekitar jam 10.00 WIB yang bergerak dari barat ke timur," ungkap Erma. 

Kedua, hujan siang hingga sore hari yang dimulai dari pegunungan di selatan lalu menuju ke pesisir utara dan menimbulkan hujan ekstrem dan angin kencang di kawasan tengah dan utara Jawa khususnya untuk Jawa Timur.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wagub Jabar Apresiasi Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal di Purwakarta

Wagub Jabar Apresiasi Tidak Ada Lagi Desa Tertinggal di Purwakarta

Tantrum | Kamis, 27 Oktober 2022 | 05:03 WIB

Tinjau Harga Kebutuhan Pokok, Agenda Pertama Sarling Perdana Ridwan Kamil

Tinjau Harga Kebutuhan Pokok, Agenda Pertama Sarling Perdana Ridwan Kamil

Tantrum | Kamis, 27 Oktober 2022 | 04:55 WIB

Juara MTQ Internasional Malaysia, Qari Indonesia asal Kalimantan dan NTB

Juara MTQ Internasional Malaysia, Qari Indonesia asal Kalimantan dan NTB

Tantrum | Rabu, 26 Oktober 2022 | 18:26 WIB

Hattrick ke Filipina! Provinsi Gorontalo Ekspor Jagung

Hattrick ke Filipina! Provinsi Gorontalo Ekspor Jagung

Tantrum | Rabu, 26 Oktober 2022 | 17:27 WIB

Pengamanan KTT G20 di Bali, 353 Personel Polda Jabar Diberangkatkan

Pengamanan KTT G20 di Bali, 353 Personel Polda Jabar Diberangkatkan

Tantrum | Rabu, 26 Oktober 2022 | 16:29 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×