TANTRUM - Polisi akhirnya menemukan sosok penghina Dewi Perssik berinisial W. Perempuan berusia sekitar 50 tahunan itu didatangkan dari Bangkalan, Jawa Timur, ke Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (4/11/2022).
Polisi kemudian mempertemukan W dengan Dewi Perssik. Pertemuan berlangsung haru karena sang biduan maupun sosok yang menghinanya, menangis.
"Saya iba," kata Dewi Perssik di Polres Metro Jakarta Selatan, Sabtu (5/11/2022).
Dewi Perssik merasakan keharuan, apalagi setelah mendengar cerita W dan kondisi kakinya yang bengkak.
"Dia itu sempat kabur dari pihak berwajib. Ada polisi kan, beliaunya kabur naik motor lalu nabrak apa nggak tau," tutur biduan 36 tahun ini.
"Habis nabrak, kaki sebelah kanannya bengkak. Dia nangis-nangis, saya jadi ikutan nangis," imbuh artis yang akrab disapa Depe ini.
W mengaku tidak ada maksud sebenarnya untuk menghina Dewi Perssik. Tujuannya melakukan itu hanya mencari perhatian sang idola.
"Yang disampaikan (terlapor) itu dia nggak sekolah dia cuma asal sekedar ngomong saja pakai bahasa Madura," ujar Depe.
W mengatakan, "aku tuh nggak sekolah. karena lagi ramai, jadi aku cuma ikut-ikutan aja. Kebetulan aku sangat mengidolakan kamu dan pengen ketemu sekali sama kamu."
Baca Juga: Hujan Angin Sebabkan Pohon-pohon Bertumbangan di Magetan
Hanya saja, meski alasannya adalah mengidolakan pelantun “Hikayat Cinta” itu, sang biduan tidak bisa membenarkan. Menurutnya, keputusan kini ada di tangan ibu Dewi Perssik.
"Kalau saya lanjut. Saya memaafkan, cuma kan balik lagi keputusan ditangan mami saya," pungkasnya.