Penyelamatan Keanekaragaman Hayati Jadi Program Prioritas Riset BRIN

Tantrum

Senin, 22 Mei 2023 | 07:42 WIB
Penyelamatan Keanekaragaman Hayati Jadi Program Prioritas Riset BRIN
Ilustrasi Kawasan Hutan (pexels/zhang kai)

TANTRUM - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggencarkan aksi penyelamatan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati Indonesia yang bertepatan dengan peringatan Hari Biodiversitas Internasional.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengatakan upaya penyelamatan keanekaragaman hayati (kehati) Indonesia telah menjadi program prioritas riset BRIN.

Presiden secara khusus telah mengeluarkan instruksi untuk pengarusutamaan kehati. Instruksi tersebut juga menjabarkan peran dari berbagai pemangku kepentingan terkait dengan perlindungan, penyelamatan dan pemanfaatan keanekaragaman hayati untuk pembangunan berkelanjutan.

Sejalan dengan itu, Handoko menegaskan bahwa Hari Biodiversitas Internasional merupakan momentum penting memperingati keanekaragaman hayati di seluruh dunia, khususnya di Indonesia.

Hal ini mengingat keanekaragaman hayati adalah kekayaan yang tak ternilai harganya bagi bumi, antara lain manfaat penting bagi ekologi, ekonomi, dan sosial kultural.

“Kini, keanekaragaman hayati menghadapi ancaman serius seperti perubahan iklim, polusi, kehilangan habitat, dan eksploitasi sumber daya alam adalah beberapa faktor utama yang mengancam keberlanjutan kehati. Oleh karena itu, perlu adanya upaya kolektif untuk melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati,” ujar Handoko.

Dirinya mengungkapkan, BRIN terus berkomitmen untuk mengadopsi praktik berkelanjutan, mempromosikan konservasi, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kehati melalui riset-riset terkait yang dilakukan para periset BRIN maupun forum-forum diskusi ilmiah seperti “Biodiversity Week” yang dihelat dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Implementasi dari komitmen Indonesia terhadap kesepakatan pengelolaan kehati global dalam kerangka Kunming Montreal Global Biodiversity Framework (GBF) bukan tanpa kendala dan tantangan. Kapasitas kelembagaan, aspek regulasi, implementasi program di tingkat tapak, koordinasi antar stakeholder dan berbagai isu lainnya menjadi tantangan dalam implementasi kesepakatan GBF di Indonesia.

Hal yang perlu diingat, upaya penyelamatan keanekaragaman hayati akan melampaui beberapa dekade penting dan melintasi berbagai generasi pada berbagai lapisan masyarakat. Oleh karena itu, semangat untuk terus membangkitkan kesadaran, membangun visi misi dan menciptakan komitmen yang konsisten bagi masyarakat Indonesia sangatlah penting.

baca juga

Hal ini termasuk penyebaran dan pertukaran informasi terkini tentang aksi-aksi penyelamatan keanekaragaman hayati yang telah dilakukan baik di tingkat nasional maupun lokal. Hal itu dilakukan sebagai wujud implementasi komitmen kepada masyarakat internasional.

Tak hanya itu, peran teknologi juga sangat diperlukan untuk memaksimalkan upaya pemanfaatan sumber daya kehati yang berkelanjutan. Penguasaan teknologi kunci, mulai dari data genetik seperti genom dan protein serta teknologi bioproduk berbasis data harus bisa dikuasai. Hal ini nantinya diharapkan mampu menjadi pioneer dalam menghasilkan produk-produk inovasi berbasis sumber daya hayati Indonesia yang dimanfaatkan oleh nasional bahkan global.

Di sisi lain, Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN, Agus Haryono menyampaikan bahwa Kedeputian Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi memiliki berbagai program pendanaan riset dan inovasi bekerjasama dengan LPDP.

Terdapat tiga program yang diluncurkan yaitu, Program Penghargaan kepada penggerak Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM), Program Fasilitasi Pengujian Produk Inovasi Kesehatan dan Pangan, serta Program Pendanaan Riset dalam 5 skema terdiri dari RIIM-Kompetisi, RIIM-Invitasi, RIIM-Ekspedisi, RIIM-PPBR (RIIM-Startup), dan RIIM Kolaborasi Internasional.

“Bersamaan dengan Hari Biodiversitas Internasional, kami akan membuka Call for Proposal untuk RIIM-Ekspedisi sebagai aksi nyata pemanfaatan dan perlindungan biodiversitas Indonesia. Seluruh informasinya akan disampaikan melalui website kami di laman pendanaan-risnov.brin.go.id,” sambung Agus.

Untuk memeriahkan Biodiversity Week, selama sepekan BRIN akan menyelenggarakan berbagai event menarik. Diantaranya Peluncuran dan Sosialisasi Program Pendanaan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Ekspedisi, penanaman pohon langka di kawasan Kebun Raya Cibinong, penandatangan perjanjian kerja sama dengan mitra industri dan universitas, talkshow/gelar wicara yang dihadiri oleh para pakar, serta kegiatan tambahan lainnya berupa seminar terkait kehati.

Sebagai aksi nyata, dalam rangka peringatan Hari Biodiversitas Internasional 2023, Badan Riset dan Inovasi Nasional akan menyelenggarakan Biodiversity Week bertema “From Agreement to Action: Build Back Biodiversity” - Menyulam Aksi Penyelamatan dan Pemanfaatan Berkelanjutan Keanekaragaman Hayati Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terseret Kasus Ujaran Kebencian Warga Muhammadiyah, Polisi Periksa Peneliti BRIN Thomas Djamaluddin

Terseret Kasus Ujaran Kebencian Warga Muhammadiyah, Polisi Periksa Peneliti BRIN Thomas Djamaluddin

News | Rabu, 10 Mei 2023 | 13:48 WIB

Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, BRIN Putuskan Peneliti APH Langgar Kedisiplinan

Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, BRIN Putuskan Peneliti APH Langgar Kedisiplinan

News | Rabu, 10 Mei 2023 | 09:39 WIB

BRIN Bertukar Informasi Terkait Produk Teknologi Berbasis Kecerdasan Buatan

BRIN Bertukar Informasi Terkait Produk Teknologi Berbasis Kecerdasan Buatan

Tantrum | Selasa, 09 Mei 2023 | 08:42 WIB

Terkini

Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan

Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan

Sumut | Kamis, 25 Juni 2026 | 00:52 WIB

Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?

Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?

Sumsel | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:28 WIB

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu

Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap

Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap

Sumsel | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:04 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:23 WIB

Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh

Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh

Video | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:10 WIB