PKB Berikan Ambulans Laut Buat Warga Pulau Sebesi

Tantrum | Suara.com

Senin, 12 Juni 2023 | 10:42 WIB
PKB Berikan Ambulans Laut Buat  Warga Pulau Sebesi
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, (Suara.com/Bagaskara)

TANTRUM - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar memberikan bantuan ambulans laut untuk warga Pulau Sebesi, Lampung Selatan, Lampung.

Ambulans laut itu, diserahkan oleh Sekretaris Gerakan Sosial dan Penanggulangan Bencana DPP PKB Luqman Hakim kepada perwakilan warga Pulau Sebesi, di Lampung, Minggu (11/6).

Pemberian bantuan berupa ambulans laut itu dilakukan setelah ia melaporkan kepada Muhaimin mengenai keluhan warga Pulau Besi yang diungkapkan oleh aktivis lingkungan dan pariwisata Yodistara Nugraha melalui cuitan di akun Twitter bernama pengguna @yodistara.

"Dalam cuitan itu, disebutkan kebutuhan ambulans laut untuk respons cepat apabila ada orang sakit, melahirkan, dan meninggal dunia. Cuitan tanggal 5 Mei 2023 ini dicolekkan ke akun Twitter Partai Socmed @PartaiSocmed dan dire-tweet sehingga menyebar luas di dunia maya," ujar dia.

Luqman menyampaikan Pulau Sebesi dihuni sekitar 1.000 kepala keluarga dengan jumlah penduduk sekitar 4.000 jiwa. Secara administrasi, Pulau Sebesi merupakan wilayah di Desa Tejang, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

Di pulau tersebut, lanjut dia, hanya ada puskesmas pembantu dengan satu orang tenaga kesehatan, yakni bidan desa. Ia juga menyampaikan bahwa fasilitas kesehatan terdekat dari Pulau Sebesi berada di Kalianda, Lampung Selatan, yang harus ditempuh dengan menyeberangi laut selama kurang lebih 2,5 jam menggunakan perahu.

"Saya mendapat cerita dari perwakilan warga bahwa akhir bulan Mei 2023, seorang ibu yang hendak melahirkan, tidak tertolong jiwanya akibat sulitnya mencari kapal atau perahu untuk membawanya menyeberang ke fasilitas kesehatan di luar pulau," kata Luqman.

Ambulans laut yang diserahkan Luqman berupa perahu berukuran sedang yang dilengkapi fasilitas pertolongan darurat untuk kesehatan. Selain itu, ada pula oksigen, pelampung, dan peralatan lain yang diperlukan.

Bahan utama ambulans laut itu memakai fiber dan dirancang khusus sesuai kebutuhan untuk memberi pertolongan dan membawa orang sakit, ibu melahirkan, dan pengangkutan jenazah. Dalam cuaca normal, ambulans laut itu mampu menempuh perjalanan dari Pulau Sebesi ke Kalianda dalam waktu 30–40 menit atau jauh lebih cepat dibandingkan perahu nelayan yang butuh waktu sekitar dua setengah jam.

Bantuan untuk kepentingan kemanusiaan seperti itu menjadi bagian dari denyut nadi PKB sejak awal berdiri. PKB, kata dia, memiliki komitmen kuat untuk mewujudkan kebijakan-kebijakan negara yang mampu memberi solusi bagi masalah-masalah dan kebutuhan rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belajar Mencintai Sejarah Sendiri dari Kota Metro

Belajar Mencintai Sejarah Sendiri dari Kota Metro

Lampung | Sabtu, 10 Juni 2023 | 17:31 WIB

Melanggar Izin, Tiang Reklame di Depan Masjid Agung Kalianda Dibongkar

Melanggar Izin, Tiang Reklame di Depan Masjid Agung Kalianda Dibongkar

Lampung | Sabtu, 10 Juni 2023 | 14:50 WIB

6 Fakta Rumah Milik Perwira Polri di Lampung Jadi Tempat Penampungan Calon PMI Ilegal

6 Fakta Rumah Milik Perwira Polri di Lampung Jadi Tempat Penampungan Calon PMI Ilegal

News | Jum'at, 09 Juni 2023 | 15:41 WIB

Terkini

Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS

Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 20:09 WIB

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan

Bogor | Kamis, 16 April 2026 | 20:05 WIB

Bill Gates dan Obama Mewajibkan Baca Buku Ini! Membedah Rahasia Dominasi Sapiens ala Harari

Bill Gates dan Obama Mewajibkan Baca Buku Ini! Membedah Rahasia Dominasi Sapiens ala Harari

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 20:05 WIB

Ini Identitas 8 Penumpang Helikopter PK-CFX yang Jatuh, Pilot hingga Penumpang Terungkap

Ini Identitas 8 Penumpang Helikopter PK-CFX yang Jatuh, Pilot hingga Penumpang Terungkap

Kalbar | Kamis, 16 April 2026 | 20:04 WIB

7 Mobil Listrik Super Fast Charging, Isi Baterai Cuma 18 Menit Bisa Tempuh Jarak Jauh

7 Mobil Listrik Super Fast Charging, Isi Baterai Cuma 18 Menit Bisa Tempuh Jarak Jauh

Otomotif | Kamis, 16 April 2026 | 20:04 WIB

3 Zodiak Paling Beruntung Dapat Rezeki Nomplok di Pekan Ketiga April 2026

3 Zodiak Paling Beruntung Dapat Rezeki Nomplok di Pekan Ketiga April 2026

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 20:02 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Sri Wulansih Kerja Apa Sekarang? Minta Raffi Ahmad Beli Apartemen Julia Perez

Sri Wulansih Kerja Apa Sekarang? Minta Raffi Ahmad Beli Apartemen Julia Perez

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Suami Yulia Baltschun Akui Selingkuh, Bawa Selingkuhan ke Tempat Bulan Madu di Kyoto

Suami Yulia Baltschun Akui Selingkuh, Bawa Selingkuhan ke Tempat Bulan Madu di Kyoto

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus

Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus

Bogor | Kamis, 16 April 2026 | 19:58 WIB