Pernyataan Dokter Djaja Surya Atmadja selaku ahli forensik kasus Kopi Sianida mencuri perhatian publik. Seiring dengan hal itu, sosok dan profil Djaja Surya Atmadja pun ramai dicari. Lantas, seperti apa sosok Djaja Surya Atmadja?
Nama Djaja Surya Atmadja belakangan mulai dilirik lagi setelah kemunculannya dalam dokumenter Netflix berjudul "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso". Sebagai ahli forensik, Djaja Surya Atmadja menyampaikan berbagai hal yang dinilai janggal dari kasus Kopi Sianida terhadap Wayan Mirna Salihin.
"Jadi saya bilang, kematian Mirna bukan karena sianida, Pak. Kalau di orang normaal saja, kita coba periksa darahnya, lambung kita pasti ada senyawa sianidanya. Ada sianida sedikit? Ya tidak apa-apa," papar Djaja dalam persidangan, dikutip pada Minggu (8/10/2023).
Kekinian, Djaja Surya Atmadja dalam podcast Dokter Richard Lee yang tayang di YouTube pada 6 Oktober 2023. Ahli forensik yang sudah berpengamalan meneliti sianida ini pun kembali menyampaikan pernyataan yang sama seperti saat bersaksi di dokumenter Netflix "Ice Cold".
Untuk yang penasaran, yuk simak profil lengkap Djaja Surya Atmadja ahli forensi yang memberikan pernyataan menghebohkan soal kasus Kopi Sianida terhadap Wayan Mirna Salihin.
Profil dan Agama dr. Djaja Surya Atmadja
Pria kelahiran Jakarta, 19 Mei 1960 ini merupakan salah satu dokter ahli forensik sekaligus dokter forensik DNA pertama di Indonesia. Kariernya sebagai ahli forensik pun sudah dijajakinya sejak lama.
Djaja merupakan alumni fakultas kedokteran Universitas Indonesia yang akhirnya mendalami soal studi forensik. Bukan hanya bergelar sarjana kedokteran, Djaja juga menyelesaikan studi sarjananya di jurusan Ilmu Hukum Universitas Indonesia.
Pendidikan studi forensik kembali dilanjutkan Djaja usai lulus dari National School of Public Health, Utrect, Belanda dan studi Forensic Pathologist di Universitas Indonesia. Ia juga berhasil meraih gelar doktor dari Kobe University.
Saat ini, Djaja diketahui masih aktif bekerja sebagai dosen di Universitas Indonesia prodi Spesialis Ilmu Kedokteran Forensik dan Studi Medikolegal.
Selain berprofesi sebagai seorang dokter, Djaja juga bekerja di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo sebagai ahli forensik. Ia juga sering dilibatkan dalam penyelidikan kasus kriminal yang membutuhkan penelitian secara forensik, termasuk kasus kopi sianida yang menewaskan Mirna Salihin.
Sosoknya juga pernah menangani kasus kematian David Hartanto Widjaja, mahasiswa Nanyang Technological University (NTU) Singapura yang diduga bunuh diri dengan lompat dari lantai 4 kampusnya pada tahun 2019 lalu.
Untuk agama, Djaja Surya Atmadja diduga kuat merupakan penganut Katolik. Hal ini diketahui dari data laman PDDikti, di mana Djaja Surya Atmadja disebutkan pernah mengajar mata kuliah MPK Agama Kristen Katolik di Universitas Indonesia pada Semester Ganjil tahun 2010.
Dalam tayangan podcast Richard Lee, Djaja Surya Atmadja juga mengaku disumpah di atas Alkitab ketika memberikan kesaksikan di persidangan kasus Jessica Wongso. Sehingga dia pun selalu menyampaikan pernyataan yang jujur.
Demikian profil Djaja Surya Atmadja, ahli forensi dalam kasus Kopi Sianida dengan terpidana Jessica Wongso. (Dea Nabila)