Polisi telah mengamankan pelaku penyebar video syur mirip Rebecca Klopper. Pelaku yang juga pengelola akun Twitter @dedekkugem itu ternyata meraup keuntungan banyak dari hasil menyebarkan video syur mirip Rebecca Klopper.
Informasi tersebut disampaikan oleh Brigjen Ahmad Ramadhan selaku Karopenmas Divhumas Polri. Dalam keterangannya, Brigjen Ahmad Ramadhan menyebutkan bahwa pelaku berinisial BF itu pasang tarif ratusan ribu untuk koleksi video syur itu.
"Tersangka menawarkan konten pornografi tersebut kepada para pengikut akun Twitter-nya, untuk bergabung melalui aplikasi Telegram dan menjadi member berbayar dengan harga Rp100 ribu sampai Rp300 ribu," ucap Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, dikutip dari Bestie---jaringan Suara.com pada Minggu (8/10/2023).
Dari penyebaran video syur tersebut, pelaku berhasil meraup keuntungan hingga jutaan rupiah setiap bulannya. Minimal, BF mendapatkan uang Rp5 juta. Jumlah yang cukup besar, bukan?
"Bisa Rp 5 juta sampai Rp 10 juta," ujar Brigjen Ahmad Ramadhan lagi.
BF sendiri sudah ditangkap pada 1 September 2023 di Riau. Dari penangkapan itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk KTP, ponsel, dan sepeda motor.
"Ada satu lembar print out screenshot akun Twitter @dedekkugem, satu flash disk berisi screenshot akun Twitter @dedekkugem, satu buah KTP atas nama BF (inisial pelaku), tiga buah handphone, enam sim card, dan satu sepeda motor," beber Ahmad Ramadhan.
Pelaku penyebar video syur mirip Rebecca Klopper dikenakan Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) UU ITE dengan ancaman pidana penjara 6 tahun dan denda Rp1 miliar. Ia juga dikenakan Pasal 4 ayat (1) juncto Pasal 29 UU Pornografi dengan ancaman pidana minimal 6 tahun dan maksimal 12 tahun serta denda minimal Rp 250 juta dan maksimal Rp6 miliar. (Asma)
Baca Juga: 7 Fakta Jasad Anak Dibuang Ibunya di Subang, Masih Hidup saat Dibuang