Lagi ramai dibahas bahwa lagu Everytime dari Britney Spears diduga sebagai lagu balasan Cry Me A River milik Justin Timberlake. Lirik lagu itu sebagai permintaan maaf sang diva atas ketidaksetiaannya pada kekasihnya saat itu.
“Aku mungkin telah membuat hujan / Maafkan aku / Kelemahanku membuatmu kesakitan / Dan lagu ini adalah permintaan maafku,” bunyi lirik lagu tersebut dikutip dari hops.id, jaringan suara.com
Namun, setelah penyanyi tersebut menerbitkan sebuah memoar The Woman in Me yang akan dirilis 24 Oktober 2023 mendatang, muncul dugaan baru bahwa lagu itu adalah wujud dari kehilangan anaknya.
Penyanyi berusia 41 tahun itu mengaku bahwa ia pernah mengandung anak Justin Timberlake, tetapi pada akhirnya ia terpaksa melakukan aborsi.
“Setiap kali aku melihatmu dalam mimpiku / Aku melihat wajahmu, hal itu menghantuiku / Sepertinya aku membutuhkanmu, sayang,” bunyi dari makna lirik itu.
Apalagi diperkuat dengan video klip dari lagu Everytime yang memperlihatkan gambar seorang ibu baru melahirkan.
Terlepas dari desas-desus di balik kisah lagu Everytime itu, ternyata Britney mengakui lagu itu sepenuhnya diciptakan olehnya.
“Aku menulis semuanya (mulai) dari menggubah piano,” jelas Britney Spears dalam wawancaranya bersama Hip Online.
“Aku baru saja pulang dan melakukan semuanya sendirian,” tambahnya.
Baca Juga: 15 Kantor Pos Indonesia di Surakarta, Lengkap dengan Lokasinya
Britney Spears juga membagikan rasa bahagianya karena produsernya, Guy Sigsworth saat itu memberinya kebebasan untuk mengontrol suara lagu tersebut.
Diberitakan sebelumnya, penyanyi Britney Spears memberikan pernyataan yang mengejutkan terkait kisah asmaranya di masa lalu bersama Justin Timberlake dalam satu memoar.
Mereka berkencan antara tahun 1999 dan 2002. Saat itu mereka masih berumur 20-an.