Raffi Ahmad kembali membuat kagum publik dengan pencapaiannya di luar dunia hiburan. Baru-baru ini diketahui bahwa suami Nagita Slavina itu dipercaya untuk ngajar di kampus.
Raffi Ahmad ternyata sempat mengajar bisnis di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB). Hal ini membuat kata kunci "Raffi Ahmad lulusan apa?" banyak dicari di TikTok.
Kabar Raffi Ahmad mengisi kuliah bisnis diketahui dari unggahan akun TikTok resmi SBM ITB pada Jumat (24/11/2023). Peserta di kelas Raffi kabarnya berasal dari lulusan S1, S2, sampai Profesor, lho/
Lantas, Raffi Ahmad lulusan apa sih? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ulasan singkat soal riwayat pendidikan Raffi Ahmad yang berhasil ditunjuk sebagai pengisi kuliah bisnis di SBM ITB.
Riwayat Pendidikan Raffi Ahmad
Melansir dari Wikipedia, Raffi Ahmad menempuh pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di kampung halamannya di Bandung, Jawa Barat.
Raffi diketahui mengenyam pendidikan dasar di SD Taruna Bakti Bandung lalu melanjutkan ke SMP Negeri 5 Bandung. Dia juga sempat belajar di SMA Negeri 5 Bandung sebelum pindah ke Jakarta untuk berkarier.
Setibanya di Jakarta, Raffi Ahmad melanjutkan pendidikan SMA-nya di SMA Negeri 16 Jakarta. Ayah dua anak itu lantas menempuh pendidikan lanjut di Universitas Paramadina dan Universitas Terbuka.
Namun Raffi Ahmad mengaku cuma kuliah selama seminggu. Pendidikan presenter berdarah Sunda itu rupanya terhambat karena harus mengejar karier di dunia hiburan.
Baca Juga: Anak Nyinyiri Kemesraan Eva Manurung dan Pacar Berondong: Gue Sakit Mata Lihatnya
Informasi tersebut disampaikan oleh Raffi Ahmad saat podcast bersama Nagita Slavina pada Agustus 2022 lalu. Dia masih berharap suatu saat bisa melanjutkan kuliahnya.
“Aku kuliah waktu itu masuk cuma seminggu doang di salah satu universitas, terus aku syuting, syuting, syuting, aku belum lanjutin kuliah lagi,” ujar Raffi Ahmad, mengutip tayangan Rans Entertainment.
“Aku mau kuliah lagi, siapa tahu aku dapat gelar S1, S2, S3, Doktor, ya kita kan enggak tahu ke sananya, yang paling penting kita tetap harus percaya, modal percaya,” imbuhnya.