Kamaruddin Lantang Sebut Otak Pembunuhan Brigadir J Bukan Ferdy Sambo, Dua Kali Berduaan di Kamar, yang Terakhir Bicara Soal Sensitif: Tak Lazim

tasikmalaya

Minggu, 23 Oktober 2022 | 19:28 WIB
Kamaruddin Lantang Sebut Otak Pembunuhan Brigadir J Bukan Ferdy Sambo, Dua Kali Berduaan di Kamar, yang Terakhir Bicara Soal Sensitif: Tak Lazim
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa

SuaraTasikmalaya.id – Terkait dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir, diduga bukan Ferdy Sambo yang menjadi dalang pembunuhan.
 
Dalam hal ini Ferdy Sambo diduga hanya termakan isu soal pelecehan yang hingga saat ini tidak bisa dibuktikan.
 
Ferdy Sambo mengaku dirinya marah besar hingga gelap mata ketika istrinya mengaku diperkosa Brigadir J.
 
Akan tetapi, tentang bukti dan saksi, Ferdy Sambo sendiri diduga tidak mengetahuinya.
 
Melihat fakta tersebut, kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menilai jika dalang pembunuhan berencana Brigadir J bukanlah Ferdy Sambo.
 
Dia juga menyinggung soal janji uang kepada para terdakwa sesudah pembunuhan terjadi, di mana Putri Candrawathi diduga yang pertama kali mengucap hal tersebut.
 
Atas keterangan para saksi yang sudah tertuang dalam dakwaan, Kamaruddin mengatakan jika dirinya berkeyakinan Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo adalah diduga dalang pembunuhan.
 
Pernyataan yang mengejutkan terkait kematian kliennya, benar-benar di luar dugaan.
 
Lantaran sejauh ini public meyakini jika Ferdy Sambo adalah orang yang diduga menjadi dalang pembunuhan.
 
Kamaruddin melihat Putri Candrawathi alias PC menjadi otak dibalik insiden pembunuhan Brigadir J. 
 
Dia melihat jika Ferdy Sambo diduga hanya mengikuti skenario Putri Candrawathi.
 
Tentang alasan menyebut Putri sebagai diduga dalang adalah tentang uang yang disiapkan dan bagaimana Putri memberi pengakuan soal pelecehan pada Ferdy Sambo.
 
"Putri ikut merancang pembunuhan itu. (Putri) Menyiapkan uangnya. Ada perannya, jelas menyiapkan uangnya dan (diduga) merancang pembunuhannya," kata Kamaruddin Simanjuntak.
 
Dengan kondisi tersebut, Kamaruddin mengatakan sudah tepat jika Putri Candrawathi dijerat pasal 340 KUHP, yakni ancaman vonis maksimal, yakni hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup.
 
"Sudah (tepat dijerat Pasal 340) yang seharusnya lebih dulu digantung dia (Putri Candrawathi) karena dialah otaknya,” katanya. 
 
Kamaruddin menyebut, kasus ini terjadi lantaran Ferdy Sambo terbawa omongan Putri.
 
“Sebetulnya Ferdy Sambo itu ngikutin dia (Putri), karena dia (diduga) hasratnya tidak terpuaskan," ungkap Kamaruddin.
 
Kamaruddin menuding Putri mendalangi lantaran malu atas sikapnya pada Brigadir J.
 

Kuasa Hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak [Tangkapan Layar]
Kuasa Hukum Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak (sumber: Tangkapan Layar)

Dia menduga jika Putri yang pertama kali melakukan dugaan upaya melakukan hubungan intim dengan Brigadir J.
 
Akan tetapi saat itu Brigadir J menolak, lalu terjadilah drama tersebut hingga menewaskan sang ajudan ‘kesayangan’.
 
Putri Candrawathi kata Kamaruddin, melakukan hal demikian dikarenakan tidak bisa mendapatkan kepuasan dari Brigadir J.
 
"Tidak sampai dia (Putri) mendapatkan kepuasan itu (hasrat) dari Josua (Brigadir), maka dia provokasi suaminya dengan menuduh Josua kurang ajar," ujarnya.
 
Secara terang-terangan Kamaruddin menuding jika Putri telah sengaja menggoda Brigadir J, akan tetapi gagal.
 
Putri Candrawathi disebut sangat berhasrat pada Brigadir J, namun niat dan keinginannya tidak tersalurkan.
 
Lantas Kamaruddin menduga Putri marah dan tersinggung lantaran keinginannya hubungan intim ditolak Brigadir J.
 
Maka harga mahal yang harus dibayar Brigadir J, yakni dihabisi secara sadis dan biadab.
 
"Peran Putri Candrawathi pertama menggoda Brigadir J,” katanya. 
 
“Dia (Putri) menggoda supaya diperkosa, tapi enggak kesampaian,” ucap Kamaruddin. 
 
“Karena Brigadir J pernah mendengar khotbahnya Pendeta Gilbert Lumoindong, dia pendeta terkenal 'kalau kamu digoda wanita yang tidak kamu kehendaki kamu berlari, bukan mendekat'. Nah Yosua (Brigadir J) sudah benar dia berlari keluar," tuturnya.
 
Kemudian hal yang tidak lazim kata Kamaruddin adalah mengundang kembali Brigadir J ke kamar dan berbicara tentang hal sensitif.
 
Pemanggilan Brigadir J ini dinilai tak wajar, dimana Putri yang mengaku sebagai korban perkosaan mengundang kembali lelaki yang sudah memerkosanya.
Di sana berdasar pengakuan Putri, adalah meminta Brigadir J mengundurkan diri lantaran sudah berbuat tidak senonoh.
 
"Kedua, fakta perbuatannya (Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo) dia mengundang lagi ke kamar tidurnya, ini kan tidak lazim," kata Kamaruddin. (*)
 
 
 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluarga Brigadir J Siap Bertarung di Persidangan, Kamaruddin Ungkap Penyandang Dana

Keluarga Brigadir J Siap Bertarung di Persidangan, Kamaruddin Ungkap Penyandang Dana

Tasikmalaya | Minggu, 23 Oktober 2022 | 16:40 WIB

Akhirnya Terungkap Bharada E Sebelum Tembak Brigadir J: Bang Lari Bang, Pengacara Ungkap Akhirnya Ditembak Juga

Akhirnya Terungkap Bharada E Sebelum Tembak Brigadir J: Bang Lari Bang, Pengacara Ungkap Akhirnya Ditembak Juga

Tasikmalaya | Sabtu, 22 Oktober 2022 | 06:03 WIB

Ternyata Ini Sosok yang Disayang AKP Rita Yuliana, Warganet: Gimana Caranya Supaya Berjodoh?

Ternyata Ini Sosok yang Disayang AKP Rita Yuliana, Warganet: Gimana Caranya Supaya Berjodoh?

Tasikmalaya | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 14:31 WIB

Lama Disimpan, Akhirnya Peristiwa Perkosaan di Magelang Dibongkar Pengacara Brigadir J, Yoshua Dipaksa Intim: Karena Ketahuan, Dia Malu

Lama Disimpan, Akhirnya Peristiwa Perkosaan di Magelang Dibongkar Pengacara Brigadir J, Yoshua Dipaksa Intim: Karena Ketahuan, Dia Malu

Tasikmalaya | Rabu, 19 Oktober 2022 | 12:32 WIB

Terkini

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Prediksi Skor Yordania vs Argentina: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:45 WIB

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:43 WIB

Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia

Gedebage Jazz Festival Naik Kelas, Evolusi Menuju Panggung Dunia

Entertainment | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:27 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob

BMKG Imbau Warga Pesisir NTB Waspadai Potensi Banjir Rob

Bali | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:22 WIB

Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?

Bagaimana Struktur Baja Masjid Raya Baitul Khairaat Pasca Gempa?

Sulsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Alasan Mitsubishi Xforce Ultimate DS Tetap Relevan Bagi Pengguna yang Punya Mobilitas Tinggi

Otomotif | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:15 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar

Polda Sultra Lacak Aliran Dana Umrah Ilegal PT TRG Rp7 Miliar

Sulsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

×