Kasus Narkoba Jadi Hikmah dan Pembelajaran bagi Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie
![Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie jadikan kasus narkoba yang mereka alami sebagai hikmah dan pembelajaran yang paling melekat di hidup mereka. [Instagram/niaramadhaniabakrie]](https://media.suara.com/suara-partners/tasikmalaya/thumbs/1200x675/2022/11/11/1-foto-nia-ramadhani-dengan-ardi-bakrie-yang-berbagi-kisah-soal-rumah-tangganya-penuh-perjuangan-imbas-kasus-narkoba-yang-menjerat-mereka.jpg)
Dalam ujian tersebut Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie mengungkapkan banyak sekali hikmah dan pelajaran, bagi keduanya yang dimana membuat mereka tersadar dan membuat keduanya semakin mengenal satu sama lain.
Hal itu juga dialami oleh Nia Ramadhani. Ia mengatakan bahwa dengan adanya kejadian tersebut, rumah tangganya semakin baik.
"Makanya aku ngerasa kayak kejadian ini tuh hikmahnya buat pernikahan aku, malah indah banget. Jadi, aku sampai kalau ditanya, misalkan ada pilihan tak ada kejadian ini gimana, aku kayaknya untuk pernikahan aku, lebih baik ada," paparnya.
"Kita kesampingkan perasaan mama dan keluarga ya, tapi kalau untuk aku dan pernikahan aku, lebih baik ada. Karena kita bener-bener di dalam.. selama 12 tahun menikah, ga pernah menangis bersama, hidup oke-oke aja bersama, tapi ternyata kita ga oke," ujarnya.
Diketahui pada 7 Juli 2021 lalu, Nia Ramadhani sempat ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Jakarta Pusat, atas kasus penyalahgunaan narkoba di kediamannya kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Tak sendiri, polisi juga mengamankan sopir Nia Ramadhani, bernama Zein Vivanto. Polisi menemukan satu klip narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu yang diakui milik Nia Ramadhani dan alat hisap sabu.
Kemudian, Ardi Bakrie menyerahkan diri ke Polres Jakarta Pusat beberapa jam kemudian dan mengakui ikut menjadi pemakai. (*)
Sumber: YouTube Deddy Corbuzier
Tonton juga video menarik lainnya untuk Anda: Jleb! Pinkan Mambo Sindir Maia Estianty: Coba Vokalisnya Masih Gue, Aman Itu Suaminya
Baca Juga: Nikita Mirzani Menangis Saat Menjalani Persidangan, Merasa Terzalimi oleh Dito Mahendra