Makanya Kang Dedi Mulyadi berpesan kepada Iqbal menitipkan Neng Salma jangan disakiti, hatinya fisiknya dan mentalnya. Sebab sedihnya seorang bapak ketika anaknya dinikahkan.
Kalau ada permasalah rumah tangga jangan bicara ke tetangga tapi datang lagi ke bapana. namun sebaliknya kalau sudah tersakiti maksudnya Neng Selma tidak cocok, datang lagi serenkeun (pasrahkeun ke bapanya).
Setelah itu akad nikah dilaksanakan, dan Kang Dedi Mulyadi jadi saksi, nah pada momen ini Dedi Mulyadi terlihat sendu, Dia memejamkan mata sembari tanganya di atas dada.
Momen menarik terjadi saat pulang dari Kondangan, Bupati Pangandaran, Dedi Mulyadi pamit ke Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.
"Pak Bupati Mangga? Kata Dedi
"Mau Ke mana?," tukas Jeje Wiradinata
"Saya mah bebas mau ke mana juga tidak ada yang melarang, kalau Bapak mah jangan masih ada isteri," katanya.
Jeje kembali bertanya lagi "Kembali ke Purwakartta? Dedi bingung. "Sekarang.. ah bebas sekarang mah
Bertanya setelah dari acara ini Kang Dedi mau ke mana" Ditanya begitu dia agak kebingunan lalu menanya ajudannya.
Rombongan Dedi Mulyadi pun meninggalkan Tasikmalaya entah ke mana bebas. Yang Jelas tak pulang ke Ambu Ratna Mustika (*)
Saya mah bebas tidak ada yang melarang