Terkait hadits tersebut, Syekh Ihsan bin Dakhlan menjelaskan:
.
Artinya: Maksudnya, berangkatnya orang-orang yang tidak mampu berhaji menuju shalat Jumat, seperti berangkat menuju tempat haji dalam hal mendapatkan pahala, meskipun berbeda tingkat
Keutamaan shalat Jumat yang lain juga termuat dalam hadits berikut:
"Barangsiapa membasuh pakaian dan kepalanya, mandi, bergegas Jumatan, menemui awal khutbah, berjalan dan tidak menaiki kendaraan, dekat dengan Imam, mendengarkan khutbah dan tidak bermain-main, maka setiap langkahnya mendapat pahala berpuasa dan shalat selama satu tahun. (HR. Al-Tirmidzi dan al-Hakim).
4. Membersihkan diri: Bercukur, Memotong Kuku, dan Bersiwak
Membersihkan diri pada hari Jumat seperti mencukur rambut, memotong kuku dan bersiwak, sangat dianjurkan. Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, "Imam Syafi'i dan para ulama madzhab Syafi'i menegaskan dianjurkannya memotong kuku dan mencukur rambut-rambut di badan (kumis dan bulu kemaluan, pen.) pada hari Jumat.” (Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab, 1:287)
5. Memperbanyak Doa
Amalan yang penting dan sangat dianjurkan di hari Jumat adalah berdoa dan bermunajat sebanyak-banyaknya.
Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan tentang hari Jumat.
Beliau bersabda:
“Di dalamnya terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba yang muslim tepat pada saat itu berdiri shalat meminta sesuatu kepada Allah, melainkan Allah pasti memberikan kepadanya.”
Beliau pun mengisyaratkan dengan tangannya untuk menggambarkan sedikitnya (sebentarnya) waktu tersebut.” (HR. Bukhari, no. 935 dan Muslim, no. 852)
Syaikh Musthafa Al-‘Adawi hafizhahullah berkata,
"Sudah sepantasnya seorang muslim berusaha untuk memperbanyak doa di hari Jum’at di waktu-waktu yang ada secara umum."[]