SuaraTasikmalaya.id - Rosti Simanjuntak, Ibunda Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat langsung menangis hingga berteriak histeris sambil memegangi foto anaknya.
Sebelum Ferdy Sambo divonis mati, Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso menyampaikan hal yang memberatkan terdakwa ada sekitar 7 hal.
Wahyu Imam Santoso memutuskan tak ada hal meringankan bagi Ferdy Sambo sehingga untuk memenuhi unsur keadilan, terdakwa harus dihukum mati.
Setelahnya, Ketua Majelis Hakim memutuskan vonis hukuman mati terhadap Ferdy Sambo di persidangan kasus kematian Brigadir J.
Lantas Rosti bersama serta suaminya yang duduk berdampingan sembari mendekap foto Brigadir J menunggu detik-detik pembacaan putusan hakim kepada terdakwa Ferdy Sambo.
Hal itu dilakukannya saat mendengar Ferdy Sambo divonis hukuman mati oleh majelis hakim saat persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
"Mengadili, menyatakan terdakwa Ferdy Sambo terbukti secara sah serta meyakinkan melakukan dengan sengaja dan berencana merampas nyawa orang lain. Dengan ini, diputuskan hukuman mati," kata Ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santoso.
Putusan tersebut membuat Ibu Brigadir J menangis dan menjerit mendengar putusan majelis hakim tersebut.
"Ini mukjizat Tuhan Yesus dalam pengadilan," ungkap Rosti sebagaimana dikutip dari suara.com.
Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak: Ferdy Sambo Pantas Dihukum Mati!
Dalam persidangan putusan tersebut, Ferdy Sambo, mantan Kadiv Propam Polri, dinyatakan bersalah sebagai dalang pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Kemudian Ferdy Sambo dinyatakan bersalah melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Ibu Brigadir J berterima kasih kepada majelis hakim dan jaksa penuntut umum yang sudah maksimal melakukan pengadilan bagi Ferdy Sambo. (*)
Artikel ini perdana tayang di suara.com dengan judul Ferdy Sambo Divonis Hukuman Mati, Ibu Brigadir J Menangis Hingga Teriak Histeris