SuaraTasikmalaya.id - Baru-baru ini masyarakat Indonesia tengah diramaikan oleh kasus penganiayaan putra dari seorang pengurus GP Ansor DKI Jakarta bernama David yang dilakukan oleh seorang anak pejabat pajak di Jakarta Selatan, Mario Dandy Satrio.
Pengeroyokan dan penganiayaan yang terjadi pada Senin (20/2/2023) dilatarbelakangi oleh aduan mantan pacar David, Agnes Gracia Haryanto, kepada Mario Dandy Satriyo (MDS), yang mengatakan bahwa dirinya mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari David, mantannya.
Pengeroyokan dan penganiayaan yang membuat David hingga saat ini masih belum sadarkan diri tersebut, membuat sebagian netizen menyebut aktor utama di balik kejadian tersebut adalah Agnes, mantan kekasih David, karena dianggap mengadu kepada MDS yang akhirnya melakukan tindak penganiayaan kepada David.
Dilansir dari Instagram @lambe_turah pada Sabtu (25/2), kuasa hukum Agnes, Mangatta Toding Allo, S.H, menyampaikan permintaan kepada masyarakat supaya berhenti mencemarkan nama baik kliennya tersebut.
“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Kami sangat sedih dengan kejadian ini, namun memang klien kami Agnes, memang harus dibersihkan namanya,” ucap Mangatta.
Lebih lanjut, pengacara lulusan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, ini menjelaskan yang sebenarnya terjadi bahwa kliennya hanya dijemput oleh Mario Dandy.
Menurutnya, Agnes sudah dua sampai tiga kali mengingatkan kepada Mario untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan kepada David.
Mangatta pun mengultimatum kepada pihak media dan akun buzzer untuk meluruskan kembali
pemberitaan terkait kliennya, Agnes dan tidak menyudutkannya. (*/Dika Purnama)
Baca Juga: Bukan Karena Perceraian dengan Anne Ratna, Dedi Mulyadi Menangis Karena Anak Kembar Ini