SuaraTasikmalaya.id - Manajer Chelsea Graham Potter mengakui bahwa timnya tidak mengerahkan segala upaya untuk mencetak gol setelah The Blues kebobolan pada detik 20 setelah turun minum dan akhirnya kalah 2-0 dari Tottenham Hotspur, Minggu (26/2/23).
Chelsea yang sebelum pertandingan duduk di posisi ke-10 klasemen Liga Inggris, punya kesempatan memperkecil jarak dengan Spurs yang ada di urutan 4 menjadi delapan poin, sekaligus memiliki satu laga belum dimainkan.
Di awal laga yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium itu, Chelsea membuat awal yang positif. Namun, mereka harus menerima kenyataan kalah dari salah satu rival sengit mereka, Spurs.
Dilansir dari Sportsmole (26/02/23), Oliver Skipp dan Harry Kane mencetak gol untuk tuan rumah masing-masing di menit 46 dan 82.
Gol Skipp disarangkan dari jarak jauh hanya 19 detik peluit babak kedua dibunyikan.
Sementara gol Kane dari jarak dekat memastikan tiga poin untuk Spurs tanpa bisa dibalas The Blues.
Chelsea dalam 10 pertandingan terakhir mereka di semua ajang tampil carut-marut. Lima kali kalah dan hanya mencetak empat gol.
Potter Mengeluh Lagi
Meskipun Graham Potter puas dengan penampilan timnya selama babak pertama melawan Spurs, pelatih asli Inggris itu mengakui bahwa Chelsea tidak pernah bisa bangkit dari gol Skipp di awal babak kedua.
Baca Juga: Isu Perpisahan Aldila Jelita dan Indra Bekti Jadi Buah Bibir, Keluarga Buka Suara
“Kami kecewa dengan hasil ini. Saya pikir kami memulai laga dengan baik. Babak kedua diawali seburuk yang bisa dimulai.
“Begitu tertinggal satu gol, itu sulit. Kami berusaha sekuat tenaga di babak kedua, tetapi tak cukup upaya untuk mencetak gol,” ungkap Potter.
Ia membuat 6 perubahan dari susunan pemain usai kalah dari Southampton pekan lalu. Potter mengatakan ia berusaha untuk menghadirkan rotasi dalam skuad Chelsea.
“Ketika punya tiga pertandingan dalam seminggu, sulit untuk memilih sebelas pemain yang sama,” urai pria 47 tahun ini.
“Saya telah jelaskan berkali-kali tentang cedera jangka panjang dan para pemain tidak dapat memainkan tiga pertandingan dalam seminggu. Saya memiliki kewajiban untuk merawat para pemain,” tukasnya membela diri.
Berikutnya, Chelsea menjamu Leeds pada 4 Maret. Tiga hari sebelum mereka bertanding di leg-2 babak 16 besar Liga Champions melawan Borussia Dortmund. (*)