Menelusuri Keunikan Kampung Naga Tasikmalaya: Rumah Seragam dan Tangga Misterius, Apa Maksudnya?

tasikmalaya

Kamis, 02 Maret 2023 | 17:18 WIB
Menelusuri Keunikan Kampung Naga Tasikmalaya: Rumah Seragam dan Tangga Misterius, Apa Maksudnya?
Rumah Kampung Naga dengan bahan dari bambu serta kayu. (Tangkapan layar dari akun youtube Kopi Lahang)

SuaraTasikmalaya.id - Kampung Naga merupakan singkatan dari Kampung Nagawir yang artinya sebuah perkampungan yang berada di gawir. Gawir sendiri merupakan Bahasa Sunda yang berarti di pinggir tebing.

Kampung ini terletak di Desa Neglasari, Salawu Kabupaten Tasikmalaya perbatasan Tasikmalaya – Garut.

Kampung Naga ini tidak ada hubungannya dengan hewan mitos Naga. Nama Kampung Naga sendiri cukup populer di Jawa Barat karena, merupakan sebuah kampung adat yang masih lestari dan masih memegang adat istiadat nenek moyang mereka.

Walaupun mereka menyatakan memeluk Agama Islam, mereka tetap menjaga warisan budaya leluhurnya.

Menurut kepercayaan masyarakat Kampung Naga, dengan manjalankan adat istiadat nenek moyang, ini berarti menghormati para leluhur dan karuhun.

Warga Kampung Naga sendiri menyebut sejarah kampungnya dengan istilah Pareum Obor. Hal ini diterjemahkan secara singkat yaitu matinya penerangan. Hal ini berkaitan dengan sejarah Kampung Naga itu sendiri yaitu terbakarnya arsip dan sejarah mereka.

Selain itu, sejarah awal mula berdirinya Kampung Naga adalah berawal pada masa kewalian Syekh Syarif Hidayatulloh (Sunan Gunung Jati) dan seorang Abdinya bernama Sembah Dalem Singaparna.

Sunan Gunung Jati dibantu oleh Abdinya, Sembah Dalem Singaparna bertugas menyebarkan agama Islam ke arah barat, yaitu ke Desa Neglasari Tasikmalaya.

Diduga, Sembah Dalem Singaparna merupakan orang yang mendirikan Kampung Naga. Sampai saat ini masyarakat di Kampung Naga sangat menghormati nenek moyang mereka tersebut. 

baca juga

Kampung ini berada di lembah yang subur yang dibatasi oleh hutan keramat. Di dalam hutan tersebut terdapat makam leluhur masyarakat Kampung Naga.

Di sebelah selatan, dibatasi oleh sawah-sawah penduduk. Di sebelah utara serta timur, dibatasi oleh Sungai Ciwulan.

Di Kampung Naga terdapat tangga yang memiliki anak tangga yang cukup panjang. Konon katanya setiap orang yang menghitung anak tangga tersebut hasilnya akan selalu berbeda-beda. Entahlah masih menjadi misteri.

Bentuk rumah masyarakat Kampung Naga seragam semuanya, dengan bahannya pun yang seragam yaitu dari bambu serta kayu. Rumahnya harus menghadap ke utara atau ke selatan. 

Hal ini tentu menjadi misteri, namun ini adalah salah satu kearifan lokal guna menjadi dasar dalam mengatur masyarakatnya untuk berperilaku dan menyikapi lingkungannya.

Terutama adalah cara untuk mempertahankan adat istiadat setempat yang menjadi bentuk warisan budaya di Indonesia yang masih bertahan hingga kini. (*)

Editor: Lukas Muhammad

Sumber: Youtube Kopi Lahang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Jembatan Cirahong Tasikmalaya: Kisah Tragis Pasangan Muda yang Menjadi Tumbal Pembangunan

Misteri Jembatan Cirahong Tasikmalaya: Kisah Tragis Pasangan Muda yang Menjadi Tumbal Pembangunan

Tasikmalaya | Rabu, 01 Maret 2023 | 11:00 WIB

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Tasikmalaya Rabu 1 Maret 2023, Simak Biaya dan Syarat yang Harus Dibawa

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Tasikmalaya Rabu 1 Maret 2023, Simak Biaya dan Syarat yang Harus Dibawa

Tasikmalaya | Rabu, 01 Maret 2023 | 08:11 WIB

Jadwal Sholat Kabupaten dan Kota Tasikmalaya Rabu 1 Maret 2023, Berikut Dalil Tentang Wajib Sholat

Jadwal Sholat Kabupaten dan Kota Tasikmalaya Rabu 1 Maret 2023, Berikut Dalil Tentang Wajib Sholat

Tasikmalaya | Rabu, 01 Maret 2023 | 08:06 WIB

Terkini

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×