SuaraTasikmalaya.id – Perjalanan kisah cinta Ali memang tak mudah, bahkan mungkin sudah bisa dijadika film bollywood khas negaranya. Ketulusan dan pengorbanan yang ia lakukan belum juga berbuah manis.
Pahit getir perjuangannya itu pun viral dan membuatnya cukup terkenal. Kerap diundang ke berbagai acara televisi dan YouTube untuk menjelaskan bagaimana duduk perkara masalahnya.
Ali dapat menghadiri berbagai undangan tersebut dan berbagi cerita karena ditemani oleh sahabatnya, Akash, yang juga berperan sebagai penerjemah. Karena sudah cukup terkenal, mereka mendapat tawaran endorsement dari sebuah produk dengan bayaran yang terbilang sangat besar.
Akan tetapi tawaran tersebut dengan tegas ditolak oleh Ali karena tidak mau menodai ketulusan cintanya kepada Nisa. Namun sayang beribu sayang, bagaikan punguk merindukan bulan, segenap perasaan itu tak mendapat sambutan baik dari pujaan hatinya.
Dalam acara Pagi-Pagi Ambyar Trans Tv, dilihat, Sabtu (3/3/2023), Nisa yang ditemani oleh saudara dan kuasa hukumnya nampak sudah menutup hati untuk Ali. Meskipun sempat memiliki perasaan yang sama, ia sudah terlanjur kecewa karena sering dibohongi dan masalah pribadi mereka menjadi konsumsi publik seperti sekarang.
Atas semua kekacauan tersebut kuasa hukum Nisa pun angkat bicara. Sebagai putra daerah, ia juga merasa terdzolimi karena masalah ini sudah merambah ke ranah daerah, suku, dan adat istiadat mereka.
“Saya melihatnya sekarang ini bukan lagi pribadi mencari cinta, jangan-jangan inisial A ini mencari cuan, dugaan saya.” ucap Pangeran, kuasa hukum Nisa.
Permasalahan ini bahkan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab dengan mengaku sebagai ibu Nisa, kakak, paman, dll. Bahkan ada dari mereka yang mengatakan kalau Nisa adalah orang berada yang memiliki laut, tedong, kambing, sapi, padahal semua itu tidaklah benar. (*)
Editor: Lukas Muhammad
Baca Juga: Seks di Dalam Air Memang Menantang, Tapi Bahaya Gak Sih? Pakar Bilang Begini
Sumber: Tayangan Youtube Pagi-Pagi Ambyar Trans TV