SuaraTasikmalaya.id - Legenda Manchester United Gary Neville mengecam kinerja ‘memalukan’ anak asuh Erik ten Hag dalam kekalahan 0-7 di tangan rival sengit Liverpool, Senin pagi (6/3/23).
Mantan bek kanan MU itu menyimpan kritik khusus untuk kapten Bruno Fernandes.
Setan Merah menderita kekalahan terbesar mereka sepanjang masa dari Liverpool, terparah sejak 1931.
Babak pertama terasa normal-normal saja. MU masih bermain cukup baik, namun kemudian kebobolan di menit 43 oleh Cody Gakpo.
Nah, babak kedua segalanya berjalan abnormal, terkhusus buat Bruno dkk. yang tampil amat sangat buruk.
Sebaliknya, Liverpool membabi-buta di babak kedua. Enam gol lain diberondongkan ke gawang David de Gea tanpa bisa berbalas.
Gakpo, Darwin Nunez, dan Mohamed Salah kompak bikin brace (dwigol). Salah pun menyalip Robbie Fowler sebagai pencetak gol terbanyak Liverpool di Liga Primer sepanjang masa.
Roberto Firmino yang berniat meninggalkan klub di akhir musim juga menyumbang gol ketujuh, memastikan kemenangan terbesar Liverpool atas Man United di semua ajang.
Gary Kritik Bruno
Baca Juga: Bertugas Jaga TPS saat Pemilu, Linmas Diminta Tetap Netral
Kapten Bruno Fernandes tampak frustrasi di sepanjang babak kedua. Ia kalah agresi dari Trent Alexander-Arnold. Gary Neville menyebut perilaku playmaker Portugis itu ‘memalukan’ sebagai kapten tim.
“Mereka baru saja hancur berkeping-keping di babak kedua. Kehilangan gol, kehilangan disiplin, kehilangan bentuk. Semuanya!” kata Neville kepada Sky Sports News dengan kesal.
“40 menit pertama bisa saya sebut sebagai penampilan tandang klasik di Anfield. Manchester United melewati badai. Sepertinya mereka akan menbikin gol dan unggul di babak pertama.
“Babak kedua benar-benar memalukan, berantakan. Mereka tidak lebih dari Bruno Fernandes, yang memalukan, tampil berantakan dalam permainan.
“Tapi saya harus mengatakan itu bukan penampilan mereka yang biasa. Ten Hag akan menanganinya, saya yakin. Seperti dia menangani masalah sulit lainnya,” ungkap mantan kapten MU itu.
“Babak kedua benar-benar memalukan. Saya akan mulai (mengkritik) kapten. Bruno kadang-kadang bisa membuat kesal karena caranya, mengerikan di babak kedua.