SuaraTasikmalaya.id – Tragedi kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jumat (3/3/23) menjadi duka bagi masyarakat Indonesia.
Dukungan dan simpati terhadap para korban tak hentinya dilakukan oleh beberapa pihak, tak terkecuali penyanyi dangdut Kristina.
Penyanyi yang dijuluki sebagai KD (Krisdayanti Dangdut) ini memang telah tinggal lama di kawasan Plumpang, Jakarta Utara.
Rumahnya hanya berjarak 1 kilometer dari lokasi kejadian.
Usut punya usut, ternyata Pelangtun lagu ‘Jatuh Bangun’ itu pernah menjadi korban atas peristiwa kebakaran Depo Plumpang yang terjadi pada 2009 lalu.
Depo Pertamina Plumpang memang pernah 2 kali kebakaran yakni 2009, dan 2023.
“Saya dari kecil memang tinggal di sini, saya tahu banget dari suasana daerah sini masih kampung, dan pertamina Depo Plumpang ini terbakar sampe 2 kali.”
“Yang pertama itu tahun 2009, nah pada saat 2009 sih, aku sempet ngungsi ya di rumah almarhum ibu aku, ke Bekasi,” lanjut Kristina.
Saat peristiwa Depo Plumpang, jumat lalu, Kristina baru saja pulang dari kegiatan ziarah makam Ibunda penyanyi dangdut tersebut.
Ia melihat adanya kilatan cahaya dari arah depo Plumpang.
Kristina yang pernah mengalami pengalaman serupa juga merasa takut dan khawatir saat dirinya merasakan dan mendengar kabar terkait peristiwa kebakaran Depo Plumpang.
Pedangdut berusia 46 tersebut menambahkan, bahwa proses pemadaman kebakaran Depo Plumpang saat 2009 berlangsung lebih lama dibandingkan dengan peristiwa Jumat kemarin.
“Padamnya aja sampe berhari-hari, gak seperti ini. Korbannya gak terlalu banyak, tapi di 2009, kalau 2023 ini korbannya banyak banget masya Allah,” ucap Kristina sedih.
Sebagai orang yang tinggal dan besar di kawasan yang dekat dengan lokasi kebakaran, Kristina merasa sangat bersimpati.
Sebagai bentuk simpati, Kristina, membagikan makan siang bagi para pengungsi di posko Rawanadak Selatan Alur Laut (6/7/23).
Kristina juga berharap agar para korban nantinya diberikan tempat tinggal yang layak dan senantiasa selalu sehat. (*/editor zahran)