SuaraTasikmalaya.id – Beberapa waktu lalu, Pria India Asib Ali telah buka suara atas apa yang terjadi terhadap dirinya.
Ali yang sudah terlanjur sakit hati, sudah tak tahan lagi dengan tindakan dan perkataan yang dilakukan oleh Syarifah.
Pasalnya, pria yang telah jauh-jauh dari India ini mendapat perlakuan tak sedap dan kabar miring dari pihak sang mantan kekasih.
Bahkan, perempuan Wajo tersebut tak segan-segan melaporkan Ali dan membawa semua permasalahan ini ke ranah hukum.
Melihat hal itu, Asib Ali sudah berani ambil sikap dengan meminta perlindungan dari tim kuasa hukum.
Dilansir dari video YouTube Akash bule pakistan (8/3/23), Ali sudah didampingi oleh para pengacara yang siap melindungi Ali dalam hal hukum.
Ali dilindungi oleh para pengacara professional yang tergabung dalam kantor hukum Junifer Dame Panjaitan & Partners.
“Hari ini kami menerima permohonan perlindungan dan bantuan hukum dari saudara kita dalam kemanusiaannya yang datang dari India,” kata Martin Lukas Simanjuntak.
“Beliau bertemu dengan kami dengan tujuan agar dilindungi ya hak hukumnya supaya apa Adapun hal-hal yang menimpa beliau di Indonesia ini bisa diluruskan,“ lanjut Martin selaku perwakilan tim kuasa hukum Ali.
Baca Juga: Ayu Ting Ting Mengaku Sering Mimpiin Boy William, Tanda Saling Rindu Satu Sama Lain?
Martin Lukas Simanjuntak juga diketahui pernah menangani dan mengawal kasus-kasus berat di Indonesia, termasuk kasus Ferdy Sambo beberapa waktu.
Selain itu, tim kuasa hukum Ali berusaha untuk melindungi nama baik Indonesia di mata dunia, karena Ali sendiri merupakan orang India yang harus dilindungi pula haknya.
Tindakan yang dilakukan oleh Ali ini menunjukkan bahwa dirinya tidak akan tinggal diam atas tindakan Syarifah.
Netizen juga turut menyampaikan dukungannya kepada Ali dan tim kuasa hukumnya.
“keren banget pihak sebelah ketar ketir gak tuh Bang Martin juga salah 1 orang yg mengawal kasus besar di Indonesia seperti kasus sambo kemarin. trima kasih team akash sudah membantu Ali. agar nama baik Indonesia tidak seburuk itu di mata internasional hanya karena masalah wanita. Respect,” ucap satu netizen. (*/editor Zahran)