SuaraTasikmalaya.id- As-Syifa diartikan sebagai penawar dan obat yang dijelaskan dalam al-qur’an surat Al-Isra ayat 82, Allah memberikan statement terkait kata “syifa” menunjukan kepada obat.
Dilansir SuaraTasikmalaya.id dari YouTube Adi Hidayat Official, menjelaskan perihal syifa sebagai obat dari segala penyakit. Pertama penyakit fisik.
“Penyakit fisik, sakit gigi, sakit perut, sakit kepala, penyakitnya disebut dengan daa’un, penawarnya disebut dawa’un,” ujar Adi Hidayat.
“Dawa” disana diartikan sebagai obat. Selain itu, banyak manusia yang sakit fisik melebihi dari luar batas, melampaui penyakit fisik. Itu bernama penyakit hati.
Kedua, dia menuturkan penyakit hati yang seringkali ada dalam diri manusia disebut penyakit hasad, dengki, iri.
Hafidz qur’an yang memiliki intelektual luar biasa ini menyebut nama penyakit “maradun” seperti ayat ke 2 pada surat al-baqarah,
“Orang-orang yang tidak bisa mengendalikan sifat taqwa, dan tidak menjadikan sifat fujurnya sebagai katalis tapi diikuti menjadi dominan, maka menjadi penyakit dihatinya,” ujar Ustad Adi Hidayat.
Dai kondang itu menuturkan, penyakit yang tidak ada dan hanya ada pada satu orang, yaitu Nabi Ayub. Penyakit yang diidap oleh Nabi Ayub as ini menunjukan sebagai gambaran kepada manusia bahwa tidak ada yang tidak mungkin, semua penyakit pasti ada obatnya.
Ustad lulusan kairo Mesir ini menuturkan, jika ingin cepat mengalami kesembuhan, maka targetkan kesembuhan itu dengan niat untuk ibadah ketika sembuh.
Baca Juga: Sinopsis Drama Spirit Fingers, Cocok Ditonton bagi Kamu yang Suka Insecure!
Tak hanya itu, pendiri Quantum Akhyar Institute ini menambahkan jika niatnya kesembuhan karena ibadah, maka akan langsung dikabulkan oleh Allah swt dan disembuhkan penyakitnya. (*)