Satu bulan kemudian, tepatnya Oktober 2021, Cahya mengatakan Sabil kedapatan merokok di ruang guru, dan itu jelas dilarang di sekolahnya.
Lalu disampaikannya, Sabil dengan sengaja mematikan akses kamera pengawas di ruang guru supaya tidak terlihat bahwa dirinya sedang merokok di ruang guru tersebut.
“Dan yang lebih penting lagi sebenarnya yaitu kita ada CCTV yang memang untuk mengontrol ruang-ruang tersebut, dan dengan sengaja, dan itu diakui (Sabil-red), mematikan CCTV itu untuk menghapus atau menghilangkan bahwa dia sedang merokok,” pungkas Cahya Riyadi.
Sementara untuk pelanggaran secara lisan, menurut catatan Cahya Riyadi, dirinya mendapatkan beberapa informasi mengenai Sabil.
Sabil seringkali mengucapkan kalimat atau ucapan yang tidak pantas saat di kelas. (*/editor zahran)