SuaraTasikmalaya.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ini sedang menjadi sorotan publik karena diduga menjadi dalang pemecatan seorang guru SMK Telkom Sekar Kemuning Kota Cirebon.
Pemecatan ini diduga terkait dengan komentar kritik dari guru yang diketahui bernama Sabil terhadap postingan Ridwan Kamil di akun Instagram sang Gubernur.
Dalam postingan yang menjadi kontroversial tersebut, Ridwan Kamil menampilkan dirinya tengah melakukan zoom dengan sejumlah siswa SMPN 3 kota. Namun, Sabil memberikan komentar dan bertanya tentang kapasitas sang Gubernur dalam momen tersebut.
"Dalam zoom ini, maneh teh keur (anda itu lagi) jadi gubernur Jabar atau kader partai, atau pribadi?" tulis Sabil.
Komentar itu dibalas langsung oleh Ridwan Kamil dan disematkan atau di-pinned menjadi komentas paling atas.
"Ceuk maneh kumaha (menurut kamu gimana?)," balas pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut.
Sontak saja pemecatan ini menimbulkan polemik. Ada yang beranggapan bahwa Kang Emil adalah sosok yang antikritik.
Namun hal ini ditanggapi santai oleh Kang Emil. Di saat yang bersamaan, dirinya malah ‘piknik’ sekaligus peresmian ke Waduk Darma, Kabupaten Kuningan. Hal ini dia ungkapkan dalam akun twitternya @ridwankamil.
“Jika ke Kuningan jangan lupa piknik ke Waduk Darma. Sekarang sudah rapih tertata dan keren. Fungsi air dari waduk ini untuk mengairi sawah-sawah tidak hanya di Kuningan juga ke wilayah Cirebon, Indramayu dan sebagian wilayah Jawa Tengah,” tulis Kang Emil.
Meski demikian, Kang Emil juga memberikan klarifikasi atas kejadian ini. Dirinya sama sekali tidak memerintahkan adanya pemecatan terhadap guru tersebut.
Baca Juga: KIB Tak Kunjung Bahas Capres, Golkar Rela Kalau Bukan Airlangga?
“Saya sudah mengontak sekolah/yayasan, agar yang bersangkutan untuk cukup dinasehati dan diingatkan saja, tidak perlu sampai diberhentikan,” tulis Kang Emil. (*)