SuaraTasikmalaya.id - Memasuki bulan Ramadhan, hendaknya kita mengetahui hukum mandi puasa menjelang Ramadhan menurut Islam.
Mandi puasa menjelang Ramadhan biasanya dilakukan sebelum memasuki waktu sahur.
Apakah mandi puasa menjelang Ramadhan wajib?
Tidak wajib, ternyata mandi puasa menjelang Ramadhan hukumnya Sunnah yang dianjurkan.
Hukum mandi puasa menjelang Ramadhan telah dijelaskan oleh Ustadz Zulbiadi Latief dalam kanal YouTubenya, TrendQuran.
Bukan hanya hati yang harus bersih dari perasaan duniawi seperti iri dan dengki, Ustadz Zulbiadi Latief mengatakan bahwa tubuh juga harus bersih dari segala kotoran dan najis.
“Pada dasarnya, memasuki bulan suci Ramadhan itu bukan hanya menyiapkan hati kita bersih dari segala permasalahan dunia entah itu iri, dengki, permusuhan dan lain sebagainya, kita harus melepaskan itu,” kata Ustadz Zulbiadi Latief.
“Tapi di samping itu secara Zahir kita juga harus bersih dari najis atau hadas besar termasuk teman-teman yang pernah melakukan dosa disunnahkan untuk mandi sebelum memasuki bulan suci Ramadhan,” lanjut Ustadz Zulbiadi Latief.
Bukan mandi wajib, mandi puasa yang dikerjakan menjelang Ramadhan kata Ustadz Zulbiadi Latief disebut dengan mandi taubat.
Baca Juga: Jadwal Sidang Isbat Penentuan Awal Puasa akan Digelar, Berikut Prediksinya!
Namun, untuk seseorang yang sebelum memasuki bulan Ramadhan melakukan hubungan suami Istri memang harus melakukan mandi wajib atau mandi junub.
Niat Mandi Puasa Menjelang Ramadhan
Ustadz Zulbiadi Latief menyebut bahwa tata cara mandi puasa menjelang Ramadhan sebenarnya sama dengan mandi wajib.
Perbedaan mandi puasa menjelang Ramadhan dengan mandi wajib pada umumnya hanya terletak pada niatnya saja.
Bacaan niat mandi puasa menjelang Ramadhan adalah Nawaitul ghusla lit-taubati’an jami’iz zunubi lillahi ta’aalaa.
“Redaksi bacaan niat untuk mandi taubat atau mandi sebelum puasa Ramadhan yaitu Nawaitul ghusla lit-taubati’an jami’iz zunubi lillahi ta’aalaa,” jelas Ustadz Zulbiadi Latief.