“Sabar di dalam keimanan bagaikan kepala untuk badan kita.”
Sebagaimana badan kita tidak akan hidup tanpa kesabaran artinya badan kita tidak akan hidup tanpa kepala, demikian pula iman kita tidak akan hidup tanpa kesabaran.
Baca Juga: Ceramah Singkat atau Kultum Ramadhan 1443 H tentang Ramadhan, Bulan Diturunkannya Al-Qur’an
Karena untuk masuk Surga itu berat, perintah-perintah Allh tidak sesuai dengan hawa nafsu kita, sementara larangan-larangan Allh sering kali sesuai dengan syahwat kita.
Di situlah kesabaran sangat kita butuhkan.
Maka saudaraku sekalian, terlebih betapa agungnya pahala kesabaran.
Allh Ta’la berfirman dalam Al-Qur’n:
“Sesungguhnya orang-orang yang sabar itu diberikan pahala tanpa batas.” (QS. Az-Zumar [39]: 10)
Bayangkan!
Baca Juga: 4 Cara Mencukupi Cairan Selama Puasa agar Tidak Dehidrasi
Oleh karena itu pahala shaum (puasa) itu tanpa batas. Kalau amalan-amalan lain ditulis oleh Allh 10 sampai 700 kali lipat.
Tapi untuk shaum karena ia berhubungan dengan kesabaran maka pahalanya hanya Allh yang Maha Tahu.
Betapa agungnya saudaraku sekalian shaum dan betapa kita sangat membutuhkan shaum, karena di situlah kesabaran kita sangat ditempa.
Di bulan Ramadhn ini kita akan ditempa kesabaran kita, sabar untuk berpuasa, sabar untuk shalat tarawih, sabar untuk membaca Al-Qur’n, sabar untuk selalu di atas kebaikan, sabar untuk meninggalkan kemaksiatan yang bisa merusak shaum kita.
Saudaraku Seiman A’dzaniyallh wa Iyyakum.
Maka kita berharap, mudah-mudahan di bulan Ramadhn ini kesabaran kita semakin meningkat, kita tidak lagi berkata bahwa kesabaran saya ada batasnya, tapi dengan adanya bulan Ramadhn kesabaran kita menjadi tidak terbatas.